Home Berita ADA APA DENGAN PEMIRA TAHUN INI?

ADA APA DENGAN PEMIRA TAHUN INI?

108
0
SHARE

ManifesT – Malang (05/12), Pagi hari ini dimulai dengan acara politik akbar yang diikuti oleh mahasiswa di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB). Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB berupa acara pemilihan mahasiswa raya (Pemira) yang diselenggarakan di setiap fakultas di Universitas Brawijaya, salah satunya di FH UB. Dalam proses pemilihan presiden Eksekutif Mahasiswa (EM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Brawijaya (DPM UB) para calon-calon ini mendapat antusiasme yang cukup tinggi oleh para mahasiwa FH UB.

Pemilihan Pemira tahun ini sangat berbeda dari tahun – tahun sebelumnya, dikarenakan tahun ini Pemira digabungkan dengan Pemilihan Mahasiswa Wilayah (Pemilwa) ditambah dengan cara pemilihan yang menggunakan e-vote. Berbeda dengan  pemilihan  yang menggunakan cara konvensional seperti beberapa tahun sebelumnya. Dengan menggunakan sistem ini banyak keuntungan yang didapatkan, seperti dapat meminimalisir anggaran, menghindari kecurangan surat suara seperti disalahgunakan oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab, dan juga dapat mempercepat proses perhitungan suara. Sistem e-vote ini pula digunakan karena dianggap lebih efektif.

Di sisi lain dalam menggunakan sistem e-vote ada kekurangan yang cukup fatal, seperti adanya gangguan server, koneksi internet, dan terkadang teknis yang sulit di pahami oleh para mahasiswa yang baru menggunakan sistem seperti di tahun ini. Salah satu dari kekurangan ini baru saja dialami oleh panitia Pemira. Menurut Humas acara tersebut gangguan terhadap sistem  e-vote ini disebabkan oleh server pusat yang error. “Sistem ini akan kembali pulih pada pukul 09.00 WIB”, lanjut mahasiswa dengan nama Aril ini. Adanya gangguan server ini menyebabkan waktu pemilihan mundur satu jam.

Hingga pukul 16.41 WIB jumlah suara yang masuk hanya sekitar 860 dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang seharusnya berjumlah 2886 mahasiswa aktif FH UB. Menurut pantauan kami, para pemilih baru mulai memenuhi lokasi pemilihan sekitar pukul 15.30 WIB hingga menjelang penutupan waktu pemilihan. Selain itu kondisi di lapangan terlihat antrian yang sangat panjang. Hal ini dikarenakan kurang tanggapnya panitia, seperti tidak tertatanya antrian ketika mahasiswa akan memasuki tempat pemilihan dan mengularnya antrian di tempat tanda tangan. Hal ini seharusnya dapat lebih diantisipasi karena pada setiap tahun pun umumnya mahasiswa baru akan ramai memberikan suara menjelang akhir pemilihan. (/cap, /alf, /qur, /sul, /haf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here