Home Berita Kuliah Tamu : Pentingnya Penegakan Hukum Administrasi Negara dalam Sistem Perpajakan...

Kuliah Tamu : Pentingnya Penegakan Hukum Administrasi Negara dalam Sistem Perpajakan Negara

105
0
SHARE

ManifesT-Malang (4/3), Pagi ini telah berlangsung acara kuliah tamu, yang bertema “Penegakan Hukum Administrasi dalam Perpajakan untuk Meningkatkan Pendapatan Negara dari Sektor Pajak”. Acara yang digelar di Lantai 6 Auditorium Gedung A Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FHUB) ini diselenggarakan oleh Mahasiswa konsentrasi Hukum Administrasi Negara (HAN), khususnya Mahasiswa Mata Kuliah Kapita Selekta Hukum Administrasi Negara. Dalam acara hari ini dimulai dari pukul 9.30 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB. Dalam acara ini yang bertugas sebagai pemateri adalah Kanwil Direktorat Jendral Pajak (DJP) Jawa Timur III yaitu Ariesandy HPP selaku Analis, Informasi Data Laporan dan Pengaduan (IDLP), dan Didit Teguh Nugroho selaku Pelaksana Saksi Bimbingan Penagihan di moderatori oleh Bahrul Ulum An-Nafi SH., M.H (Dosen FHUB). Dalam acara kali ini dimulai dengan sambutan dari Lutfie Effendi, S.H., M.Hum, selaku kepala sub bagian Mahasiswa Konsentrasi Hukum Administrasi Negara, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana acara yaitu Galih Chrystalian Justica dan Rahardika Putra Triawan selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Konsentrasi Hukum Administrasi Negara tahun 2019 atau yang bernama De’Hans.

Acara ini membahas tentang pentingnya pajak dalam urusan administrasi negara, karena pajak sangat berperan banyak dalam pembangunan negara, karena pajak merupakan salah satu pendapatan terbesar negara. Menurut pasal 1 ayat 1 Undang-Undang No. 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, “pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang–Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar–besarnya kemakmuran rakyat.”. Dalam penjelasan itu, pemateri menjelaskan tentang sistem pajak, mulai dari pendapatan dari pajak, sampai anggaran belanja negara yang mayoritas bersumber dari hasil pajak, dana yang dihimpun dari pajak sepenuhnya dipergunakan negara untuk membiayai keperluan negara yang bersifat publik seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya.

Selain menjelaskan sistem pajak secara umum, pemateri juga menjelaskan hal penting dari sistem perpajakan seperti pada peranan Self Assesment yang bertujuan untuk wajib pajak agar diberikan kepercayaan untuk, mendaftarkan diri, menghitung, membayar, dan melaporkan pajaknya sendiri, peranan Self Assesment meliputi pelayanan, pengawasan, dan penegakan hukum. Selain itu juga, dijelaskan tentang proses penegakan hukum, yang dapat dibedakan menjadi dua yaitu, penegakan hukum terkait administrasi dan penegakan hukum terkait pidana. Pemateri juga menjelaskan tentang sanksi administrasi tentang pajak bagi penunggak pajak, dan yang paling menarik dalam pembahasan kali ini adalah tentang sistem penagihan pajak, yang dapat meliputi tentang serangkaian tindakan agar penanggung pajak musti melunasi utang pajak dan biaya penagihan pajak meliputi hal-hal seperti teguran, melaksanakan penagihan seketika, pemberitahuan dan pemberian surat paksa, mengusulkan pencegahan, melaksanakan penyitaan, melaksanakan penyanderaan dan menjual barang yang telah disita. Selain itu juga pemateri juga menjelaskan tentang alur dan sistematika penagihan pajak dan menjelaskan juga tentang pelanggaran perpajakan yang dapat dipidana jika wajib pajak memenuhi unsur-unsur pidana.

Acara selanjutnya diisi dengan tanya jawab dengan audien dan diakhiri dengan pemberian vandel serta foto bersama dengan Mahasiswa Konsentrasi Hukum Administrasi Negara. Diharapkan dengan diselenggarakannya acara ini dapat membuka wawasan kita terhadap pentingnya Hukum Administrasi Negara dalam sistem perpajakan negara yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan negara dari sektor pajak. (raw/dvd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here