Home Berita Anniversary Sociology, HIMASIGI Selenggarakan Pemberdayaan Musik Reggae di Lapas

Anniversary Sociology, HIMASIGI Selenggarakan Pemberdayaan Musik Reggae di Lapas

213
0
SHARE

ManifesT-Malang, Himpunan Mahasiswa Sosiologi (Himasigi) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya memperingati Hari Ulang Tahun Sosiologi ke-15 pada Sabtu (28/09).  Peringatan ini dilaksanakan dengan menggelar acara kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Lowokwaru, Malang. Kunjungan ini mengangkat tema: “Pemberdayaan Musik Reggae” yang berlangsung di Aula Serbaguna Lapas Kelas 1 Lowokwaru, Malang.

Acara berlangsung mulai pukul 08.30 sampai 11.15 WIB. Panitia menghadirkan band Makaryoman, Tropical Forest, dan Arek Reggae Malang. Acara ini dihadiri juga oleh dosen Pengembangan Komunitas dari FISIP, Ibu Nyimas Nadya Izana, S.K.Pm., M.Si. selaku perwakilan dosen dari FISIP.

Lima belas menit sebelum acara dimulai,  ruang Aula Serbaguna telah terisi penuh oleh para narapidana Lapas Kelas 1 Lowokwaru dan para panitia. Mereka semua berbaur dan saling bercengkrama tanpa membeda-bedakan status masing-masing.

Acara berlangsung kurang lebih dua jam. Acara diisi dengan penampilan-penampilan dari band Makaryoman yang anggotanya adalah para narapidana yang berbakat di bidang musik, serta ada juga band Reggae Tropical Forest, dan Arek Reggae Malang. Acara berlangsung seru saat band reggae ditampilkan. Selama acara kita juga disuguhkan berbagai hasil karya para narapidana, seperti gelang handmade, kaos sablon cukil, lukisan, dan sebagainya yang juga merupakan karya para narapidana di lapas ini.

Selaku Kepala Pelaksana, Candika Setiawan menyampaikan bahwa acara yang bertemakan “Mengembangkan Musik Reggae” ini bertujuan sebagai edukasi serta penyalur aspirasi para narapidana dalam berpendapat. Mereka sebagai narapidana juga berhak untuk bebas berpendapat meskipun dalam kondisi di dalam lapas.

Acara ini adalah salah satu rangkaian dari acara “Anniversary Sociology” ke-15 yang puncaknya akan diadakan pada tanggal 1 November 2019. Ibu Nyimas mengatakan bahwa dengan diselenggarakannya acara ini maka lambat laun masyarakat akan lebih paham dan menghilangkan stigma negatif tentang narapidana yang selama ini tertanam di benak masyarakat umum. (gga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here