Home Berita LINGKUNGAN ITU PENTING, MAKA JANGAN APATIS!

LINGKUNGAN ITU PENTING, MAKA JANGAN APATIS!

201
0
SHARE

ManifesT – Malang, Jumat sore (28/02) Telah dilaksanakannya acara diskusi terbuka dalam rangka merayakan “Hari Peduli Sampah” oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB). Berlokasi di Basement Gedung A FIA UB, acara ini merupakan salah satu rangkaian dari Gerakan Peduli Sampah (GPS) dengan bertemakan “Diskusi Interaktif Menuju FIA yang Less Waste Terhadap Penggunaan Plastik”. Berdasarkan dengan tema tersebut, BEM FIA UB sendiri mengadakan acara ini bertujuan untuk meningkatkan awareness bagi mahasiswa UB sendiri terkhususnya mahasiswa FIA terkait pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Diskusi kali ini pun diisi oleh pemateri yang sangat menjunjung kepedulian terhadap lingkungan yakni, Renji Eko Sandi selaku Mentri Lingkungan Hidup EM 2019, Rahma Arzanti sebagai delegasi dari Coordinator Creative Campaign Earth Hour Malang 2019 dan dipimpin oleh Moderator Fitria Lestari selaku Dirjen Riset dan Keilmuan BEM FIA UB 2019.

Diskusi kali ini dibuka dengan membahas terkait Surat Keputusan (SK) Rektor terkait penggunaan plastik di lingkungan Universitas Brawijaya. Didasarkan SK tersebut, pemateri pertama yakni Renji sendiri mewakilkan banyak keresahan dari mahasiswa dengan sangat mendukung kebijakan tersebut. Renji membagi pandangannya terkait SK tersebut dan memberi persepektif baru serta menghimbau untuk mahasiswa UB sendiri untuk memperhatikan kebersihan lingkungan terutama dalam konteks sampah. Lanjutnya, sebagai perwakilan dari EM UB, beliau juga sangat mendukung dan mengajak sekumpulan mahasiswa untuk turut mensuskseskan acara terkait lingkungan baik itu dari dalam kampus sendiri maupun di luar kampus. Dilanjutkan oleh pemateri kedua yakni Rahma Arzanti atau sering disapa Arza membawa diskusi dengan meningkatkan kesadaran mahasiswa lewat berbagai cara yang sangat kreatif atau dengan istilah out of the box. Dibuka dengan video komik berbasis campaign lingkungan oleh Rapper kebanggaan bangsa, Saykoji. Diilanjutkan dengan mengajak mahasiswa untuk turut menggunakan produk ramah lingkungan dalam negeri yang notabennya dapat bersaing di dunia internasional seperti tas belanja yang mudah terurai dan dapat digunakan terus menerus. Arza pun berpesan untuk masyarakat sekaligus mahasiswa untuk berfikir jauh bahwa isu dan dampak terkait lingkungan itu berurgensi penting. Tambahan untuk masyarakat bahwa menjadi konsumen suatu produk harus cerdas dalam memilah. “Yuk jadi konsumen bijak”, ujarnya. Dengan cara ini, mindset masyarakat dapat berubah seiring berjalannya waktu tidak menunggu dari akibatnya dahulu melainkan selalu bertindak preventif dan tanggap dalam menjaga lingkungan. “Aku sendiri selalu bawa tumbler pas main ama temen – temen gitu atau minum nongki gitu maunya pake sedotan stainless aja udah bikin lingkungan terdekat aku aja sadar akan lingkungan dan akhirnya pun mereka mulai rutin bawa tumbler gitu yang bikin aku seneng juga” , Arza menambahkan.

Acara pun mencapai klimaksnya dengan membuka sesi tanya jawab. Sesi ini berjalan aktif dimana para mereka yang bertanya sangat antusias terhadap isu lingkungan di daerah UB hingga daerah Malang itu sendiri. Sehingga acara pun ditutup dengan penyerahan sertifikat dan reward bagi para peserta yang bertanya dengan hadiah botol tumbler secara gratis. Pasca acara, para pemateri dan peserta mengadakan sesi “foto bersama” sebagai penutup dan meng-upload secara besar-besar an di media sosial. Menteri Sosial Masyarakat BEM FIA UB, Ahadiyah Adinia atau kerap disapa Diyah, untuk menyempatkan waktunya dalam sesi wawancara dan melontarkan komentarnya tentang mengapa mengadakan acara tersebut. “Acara ini kan dibuat sebagai proker awal dari GPS ya, acara ini juga untuk menjembatani keresahan dan kepedulian mahasiswa maupun pihak dekanat dengan kebijakan mereka terkait pentingnya penghijauan di lingkungan FIA ini.” Diyah sendiri sangat senang dan berharap mahasiswa UB untuk saling peduli terkait pengabdian dan urgensi kelestarian lingkungan baik di dalam maupun luar UB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here