Home Film Resensi Film Bridge Of Spies

Resensi Film Bridge Of Spies

154
0
SHARE

Oleh
Herlin Sri Wahyuni (Manifestor 2019)

Judul Film           : Bridge Of Spies

Sutradara             : Steven Spielberg

Produser              : Steven Spielberg, Marc Platt dan Kristie Macosko Krieger

Penulis Naskah    : Matt Charman, Joel Coen dan Ethan Coen

Produksi               : DreamWorks Pictures Fox 2000 Pictures Reliance Entertainment, Participant Media TSG Entertainment Afterworks Limited Studio, Babelsberg Amblin Entertainment Marc Platt Productions

Pemain  film        : Tom Hanks, Mark Rylance, Amy Ryan dan Alan Alda

Durasi                   : 2 jam 22 menit

Sinopsis Fillm           

film ini diperankan oleh Rudolf Abel, yang dicurigai sebagai mata-mata dari Soviet dan hampir tidak tertangkap hingga tiba pada saat FBI menangkapnya di kediamannya saat itu. Ia pun menjadi sosok yang paling dibenci oleh Amerika karena mereka tidak menyukai para komunis dan teman-temannya. James B. Dovonan yang kerap disapa sebagai Jim merupakan seorang pengacara yang ditugaskan untuk membela Rudolf Abel. Namun hal tersebut sangat sulit bagi Abel untuk mendapatkan keringanan hukum karena para juri saja ingin menjatuhkan hukuman yang seberat mungkin. Dengan alasan kemanusiaan, Jim berhasil meyakinkan para juri untuk membiarkan Abel tetap hidup. Tiba-tiba ada seorang pilot Amerika bernama Francis Gary Powers ditembak jatuh saat berada di daerah Jerman Timur yang dimana merupakan daerah Soviet. Untuk mengembalikan Francis, Amerika harus mengembalikan Rudolf Abel yang dimana Jim akan berperan sebagai negosiator saat pertukaran Abel dan Francis. Hal menarik terjadi disini, selama proses atau perjalanan menuju Berlin untuk pertukaran antara Abel dan Francis, yaitu pada sisi hubungan emosional antara Jim dan Abel serta melihat bagaimana konflik batin seorang Jim saat harus meninggalkan keluarganya demi melakukan pertukaran kedua warga negara ini.

Ulasan :

Bridge of Spies merupakan film yang sebenarnya sudah lama penayangannya sejak tahun 2015 yang lalu dan film ini bercerita tentang hubungan antara Amerika dan Soviet yang sedari dulu tidak harmonis sehingga dari antar kedua negara tersebut secara hening, melakukan aksi spionase yang dimana dapat memulai peperangan antara kedua belah pihak. Film ini sendiri berlatar di tahun 1950-an. Selain itu  Film ini dikemas dengan baik oleh Steven Spielberg dengan bantuan naskah dari Matt Charman, Ethan Coen serta Joel Coen. Mereka menggambarkan sosok James B. Dovanan sebagai karakter yang berkarisma dan mengutamakan keadilan untuk setiap orang. Emosionalnya cukup membelenggunya namun tak membuatnya terganggu saat mengambil keputusan terbaik. Bridge of Spies sendiri memang dari segi cerita sedikit ambigu dan tidak banyak anak muda yang memiliki niat untuk menonton film ini. Namun, banyak pesan moral yang bisa diambil dari film garapan Steven Spielberg ini seperti kemampuan negosiasi dari seorang James B. Dovonan yang menggunakan kerabat-kerabat terdekatnya meskipun ia sempat dimanfaatkan hingga sisi kemanusiaan yang mungkin saat ini kurang tertanam dalam diri kita. Pada 2015 lalu. Bridge of Spies mendapatkan banyak nominasi di Oscar seperti Aktor Pendukung Terbaik, Film Terbaik, Musik Orisinil Terbaik, Naskah Asli Terbaik, Tata Suara Terbaik serta Desain Produksi Terbaik. Diantara semua nominasi tersebut, Bridge of Spies memenangkan nominasi Aktor Pendukung Terbaik yang dinominasikan oleh Mark Rylance sebagai Rudolf Abel. Selain itu juga, James B. Dovonan diperankan oleh Tom Hanks yang perjalanan karirnya dalam industri perfilman patut diperhitungkan.

Kesimpulan :

Secara jauh film ini menjadi rekomendasi tontonan bagi kalangan remaja atau dewasa di dunia hukum terutama dalam bidang profesi menjadi pengacara. Melalui film ini, diharapkan dapat  memberikan motivasi dan pembelajaran mengenai dunia hukum saat ini, baik dalam strategi maupun bernegosiasi untuk memenangkan hati juri dalam persidangan. Selain itu diharapkan dengan film ini menambah semangat para remaja atau dewasa yang ingin terjun dalam dunia hukum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here