Home Berita Waspada! Bendungan Katulampa Siaga 3, Masyarakat Sekitar Sungai Ciliwung Dihimbau Tetap Berjaga

Waspada! Bendungan Katulampa Siaga 3, Masyarakat Sekitar Sungai Ciliwung Dihimbau Tetap Berjaga

76
0
SHARE

ManifesT, Bogor, Senin (8/2/2021) – Hujan deras selama sepekan terakhir yang terus mengguyur kawasan Bogor, Jawa Barat mengakibatkan meningkatnya debit air di Bendungan Katulampa, Bogor, Jawa Barat. Pada Minggu (7/02/21) dini hari status siaga 3 dikeluarkan sebagai peringatan waspada terjadinya banjir di kawasan bantaran Sungai Ciliwung. Kepala Pos Jaga Bendungan Katulampa Andi Sudirman menjelaskan bahwa status siaga 3 terjadi sejak pukul 06.00 WIB, pada saat itu ketinggian permukaan air menyentuh angka 130 sentimeter. Meskipun pada pukul 08.00 WIB ketinggian permukaan air telah mengalami penurunan menjadi 120 sentimeter, namun status siaga masih berlanjut dan masyarakat sekitar dihimbau untuk tetap berhati-hati.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Bogor dan sekitarnya akan diguyur hujan dengan intensitas sedang sampai siang hari dengan kelembaban udara yang berkisar antara 80-100%, dengan kecepatan angin 5-30 kilometer per jam. Oleh karena itu masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan berjaga-jaga akan turunnya hujan lebat yang disertai angin kencang.

Peringatan tersebut disampaikan oleh BPBD DKI Jakarta melalui akun Twitter-nya, @BPBDJakarta pada Minggu (7/2/2021),

“Informasi dari Disaster Early Warning System (DEWS) kepada warga bantaran sungai, akibat kenaikan Bendungan Katulampa, Tinggi Muka Air (TMA) 130 cm dengan kondisi hujan dengan status waspada/siaga 3 pada hari Minggu, 7 februari 2021, pukul 06.00 WIB.

#peringatandinijkt #cepatresponjkt #jaki #perlutahu ”

Dalam cuitan tersebut, BPBD DKI Jakarta juga mengunggah video petugas yang menyampaikan informasi dan peringatan. “Dihimbau kepada warga sepanjang bantaran sungai, agar waspada dan berhati-hati terhadap adanya banjir,” ucap petugas tersebut.

Melanjutkan peringatan tersebut, BPBD DKI Jakarta menambahkan informasi terkait kronologis kenaikan Bendungan Katulampa. Pada pukul 04.00 WIB ketinggian air 50 sentimeter, kondisi gerimis dan dengan status normal/siaga 4. Pada pukul 05.00 WIB ketinggian air 70 cm, kondisi hujan dan dengan status normal/siaga 4. Lalu pada pukul 06.00 WIB ketinggian air mencapai 130 sentimeter kondisi hujan, dengan status waspada/siaga 3.

Menanggapi hal tersebut, Pedagang sekaligus pengrajin Wayang Golek sekitar bantaran Sungai Ciliwung, Bambang Sumiharjo beserta rekannya Perdi beranggapan bahwa kunci utama untuk meminimalisir terjadinya banjir dan luapan air yang berlebih akibat hujan deras adalah dengan menjaga kelestarian sungai, beliau mengajak seluruh masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di kawasan sungai. “Sebenarnya jika sungai bersih dari sampah, mau sebesar apapun debit air yang datang dari hulu ke hilir, tidak akan tersumbat dan akhirnya meluap sampai mengakibatkan banjir di berbagai titik,” ujar Bambang Sumiharjo. Beliau juga menjelaskan bahwa pada kondisi saat ini selain banjir, tanah longsor juga seringkali menimpa pemukiman warga di bantaran Sungai Ciliwung. “Kalau pinggiran sungainya belum di beton, sangat besar kemungkinan terjadinya banjir dan longsor,” ujar Perdi.

BPDB DKI Jakarta mengeluarkan antisipasi wilayah terhadap daerah di lintasan Sungai Ciliwung dalam 6 – 9 jam kedepan. Beberapa wilayah yang di antisipasi yaitu: Balekambang, Bali Mester, Baru, Bidara Cina, Bukit Duri, Cawang, Cikoko, Cililitan, Duren Tiga, Gedong, Jagakarsa, Kalibata, Kalisari, Kampung Melayu, Kampung Tengah, Kebon Baru, Kebon Manggis, Lenteng Agung, Pal Meriam, Pancoran, Pejaten Timur, Pengadegan, Rawajati, Srengseng Sawah, Tanjung Barat, dan Manggarai. Masyarakat sekitar diharapkan tetap siap siaga menghadapi curah hujan yang ekstrim dan segala kemungkinan terjadinya bencana yang tak terduga. (elr/nbl)

Editor : Missyella Anggraini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here