Home Berita Wisata Religi “Masjid Cheng Hoo” Tak Luput dari Serangan Pandemi

Wisata Religi “Masjid Cheng Hoo” Tak Luput dari Serangan Pandemi

101
0
SHARE

ManifesT, Pasuruan, (Rabu, 10/02/21)- Di masa pandemi saat ini tidak terkecuali Masjid Cheng Hoo sebagai salah satu tempat wisata religi tentunya juga terkena dampaknya.  “Dampak yang paling menonjol adalah finansial, karena pemasukan/infaq menurun 90% tapi Alhamdulillah sejak ada new normal sudah ada peningkatan pemasukan 50%,” ujar Pak Zainal selaku juru kunci Masjid Cheng Hoo. Untuk saat ini pengunjung lebih didominasi oleh wisatawan dalam negeri.

Bertepatan di hari kerja Masjid Cheng Hoo juga masih sepi pengunjung. Lain lagi pada saat hari libur jumlah pengunjung sudah mulai menunjukkan peningkatan. Selain itu, Masjid Cheng Hoo juga memiliki kegiatan, baik untuk masyarakat lokal maupun luar yang biasa dilakukan seperti majelis ilmu, pengajian rutin dan manasik Haji. Namun, untuk sementara waktu dengan keadaan pandemi mengharuskan adanya beberapa kegiatan yang tertunda bahkan harus diberhentikan selama pandemi ini. Dilain sisi pelaksanaan sholat tetap dilakukan seperti biasa, dengan kata lain tidak ada pembatasan jumlah jamaah akan tetapi tetap sesuai protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan sebelum masuk masjid, dan lain sebagainya.

Masjid Muhammad Cheng Hoo yang berlokasi di Jalan Raya Kasri No. 18, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan adalah salah satu ikon Kabupaten Pasuruan yang diresmikan pada tanggal 27 Juni 2008 oleh Bupati Pasuruan Bapak H. Jusbakir Aldjufri, SH, MM. Nama masjid ini diambil dari nama seorang laksamana muda Cina yang berjasa dalam penyebaran agama Islam di nusantara, Cheng Hoo (Zeng He). Masjid Cheng Hoo terkenal akan keunikannya yang memadukan 3 kebudayaan yang berbeda, antara lain budaya Cina, Jawa, dan Islam, sehingga dari segi bentuk bangunan dan gaya arsitekturnya menyerupai klenteng dengan dominasi warna merah.

Masjid Cheng Hoo memberi keunikan tersendiri yang mampu menarik banyak wisatawan baik dalam maupun luar negeri untuk berkunjung kemari. Sebelum pandemi para wisatawan yang berkunjung sering kali menikmati keunikan masjid yang begitu indah dan Cheng Hoo juga difungsikan sebagai tempat beribadah. Selain itu, wisatawan juga berkunjung ke Cheng Hoo untuk beristirahat sejenak di rest area maupun membeli oleh-oleh di pasar wisata yang dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kab. Pasuruan. (ris/str/snt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here