Home Berita Curah Hujan Tinggi, Jalan Asirot Dalam Kebayoran Lama Kembali Digenangi Banjir

Curah Hujan Tinggi, Jalan Asirot Dalam Kebayoran Lama Kembali Digenangi Banjir

85
0
SHARE

ManifesT, Jakarta, Kamis (18/2/2021)- Peristiwa banjir kembali terjadi di Jalan Asirot Dalam, Grogol Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Genangan air tersebut mulai memenuhi jalan dan pekarangan rumah warga mulai dari pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Peristiwa tersebut disebabkan karena kombinasi antara faktor cuaca dengan kondisi geografis daerah tersebut yang berada di dataran yang rendah. Selain itu, banjir tersebut juga disebabkan karena dekat daerah tersebut terdapat sebuah kali yang kondisinya dangkal dan belum terkeruk oleh pihak yang berwenang. Menurut pengakuan warga setempat, tinggi kedalaman air pada banjir tersebut bisa mencapai perut orang dewasa, tetapi untuk air yang masuk ke dalam rumah hanya mencapai mata kaki saja.

Kawasan yang terkena genangan air hanya Jalan Asirot Dalam, sedangkan Jalan Asirot–sebagai jalan utama–tidak terkena banjir ini. Lebih lanjut, peristiwa banjir ini hanya menggenangi RT 12 Kelurahan Sukabumi Selatan. Estimasi waktu banjir untuk surut kali ini terjadi selama 2-3 jam. Namun, waktu surut diperkirakan bisa lebih lama tergantung ketinggian banjir. Kondisi banjir di Jalan Asirot Dalam pada siang hari telah surut dan sedikit memudahkan aktivitas masyarakat yang terkena banjir kali ini.

Dalam menanggapi peristiwa tersebut, para warga yang terdampak banjir langsung mengevakuasi barang-barang berharga ke dalam rumah. Tiara Prameswari (18), salah satu warga yang terdampak banjir menjelaskan bahwa ia dan keluarga bersiaga menghadapi banjir dengan cara melihat saluran kamar mandi yang tersumbat. Hal ini ia lakukan karena kamar mandi tersebut dekat dengan pembuangan air sehingga sangat memungkinkan untuk dapat mengetahui potensi banjir. Dengan demikian, para anggota keluarga bisa langsung bergerak cepat untuk mengurangi resiko barang hilang ataupun rusak. 

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memperingatkan akan adanya cuaca ekstrem pada 15-21 Februari 2021. Dalam siaran pers pada Selasa, 16 Februari 2021, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menegaskan “Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan oleh kondisi cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.”

Meskipun demikian, masih banyak warga yang kurang mengantisipasi lebih adanya bencana dan hanya mengandalkan feeling terhadap suatu keadaan. “Sebenernya nggak ada antisipasi lebih, karena keadaan banjir tersebut hanya di sekitar wilayah rumah saya. Cukup feeling aja kalo misalkan hujannya deras pasti akan banjir,” ujar Tiara Prameswari. (lsa/sar/tie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here