Home Berita Pungli Bansos di Bukit Duri?

Pungli Bansos di Bukit Duri?

93
0
SHARE

ManifesT, Jakarta, (Rabu, 24/03/2021)- Ada hal menarik di balik pembagian paket bansos di Kawasan Jl. Bukit Duri, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur. Paket bansos tunai yang akan dibagikan disana terdiri atas Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST). Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) diberi setiap 3 bulan sekali, sebesar seratus lima puluh ribu dan beras sepuluh kilogram. Selanjutnya, apabila sudah warga yang sudah diberi bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), maka warga tersebut tidak akan mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST). Pembagian sembako dibagi dua karena ada warga yang tidak mendapatkan bantuan sosial dengan keterangan paket bansos tidak cukup. Padahal, sudah seharusnya semua warga yang membutuhkan akan mendapatkan sembako. Tetapi di beberapa tempat, apabila warga belum mendapatkan sembako akan diberikan di hari berikutnya.

Kabar mengejutkannya adalah pada saat pembagian paket Bantuan Sosial Tunai (BST) setiap warga yang mendapatkan bansos dan hendak menebusnya, dimintai uang sebesar lima sampai sepuluh ribu rupiah dengan keterangan untuk infaq. Para warga mengaku bahwa uang tersebut dimintai pada saat awal dibagikannya sembako. Beberapa warga menyebutkan bahwa saat mereka mendapatkan uang bansos PKH selalu diminta uang oleh pengurus warga setempat meskipun mereka juga dimintakan iuran uang kas per bulan nya. Pada akhirnya, beberapa warga ada yang tidak mau memberi dan ada yang dengan sukarela memberi. Saat ini, Pemerintah memberikan paket Bantuan Tunai sebesar Rp. 300.000 melalui Bank DKI dan dibuktikan dengan membawa KTP dan KK pada saat melakukan transaksi tarik tunai di kantor pos terdekat. Tetapi warga lebih memilih mendapatkan sembako agar semuanya dapat dibagi dengan rata. Hingga saat ini, belum adanya sosialisasi lanjutan oleh Pemerintah mengenai permasalah ini. Hal ini akan bersifat merugikan seterusnya bagi warga yang sudah diberi PKH tetapi tidak mampu mendapatkan BST.

Warga berharap praktik korupsi yang sudah menjadi hal yang buruk terutama perihal bantuan sosial tidak terus berlangsung. Mereka berharap para penerima akan mendapatkan bantuan dalam bentuk apapun termasuk sembako agar lebih transparan dalam pemberiannya.(kyr/mhm/ymt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here