Home Uncategorized iKlaten Jadi Solusi Alternatif Peminjaman Buku di Tengah Pandemi

iKlaten Jadi Solusi Alternatif Peminjaman Buku di Tengah Pandemi

149
0
SHARE

Manifest, Klaten, (Kamis, 04/03/2021)- Adanya pandemi virus COVID-19 tidak menghalangi meningkatnya minat baca masyarakat di Indonesia, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Klaten. Perpustakaan Klaten menyediakan berbagai fasilitas yang dapat diakses secara online atau digital bagi masyarakat yang ingin tetap meningkatkan wawasan dengan membaca buku. Dengan perpustakaan berbasis digital ini, atau yang disebut dengan iKlaten,  masyarakat lebih mudah dalam mencari buku dan tidak ada kendala yang berarti saat mengakses.

Afifah, salah satu pustakawan Perpustakaan Klaten menyampaikan jika perpustakaan berbasis digital ini telah dioperasikan sejak awal pandemi dan telah diinformasikan kepada masyarakat melalui laman resmi media sosial instagram (@arpusklaten). Pihak perpustakaan juga sering mempromosikan aplikasi iKlaten agar dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

Tata cara penggunaan aplikasi iKlatenpun telah disebarluaskan sehingga masyarakat dapat mengoperasikannya dengan mudah. Meskipun begitu, tetap saja masih banyak masyarakat yang belum tahu-menahu mengenai adanya iKlaten ini. Hal tersebut menjadi salah satu kendala yang dialami pihak perpustakaan.

Afifah menambahkan, bahwa terdapat beberapa persoalan yang dihadapi dalam penciptaan perpustakaan berbasis digital ini, salah satunya adalah pihak perpustakaan masih belum bisa menghitung jumlah orang yang mengakses aplikasi setiap harinya. Selain itu, jumlah buku yang tersedia di aplikasi digital juga masih terbilang belum lengkap dan berbeda dengan koleksi yang ada di Perpustakaan Klaten,

“Setelah mengunduh aplikasinya, nanti hanya perlu log in dan sudah bisa mengunduh buku yang diinginkan,” tambah Afifah mengenai cara penggunaan aplikasi iKlaten.
Menurut mahasiswi pengguna iKlaten sekaligus pengunjung Perpustakaan Klaten, yaitu Fitri, aplikasi iKlaten memang lebih efektif dalam segi estimasi waktu, apalagi tidak perlu menunggu lama untuk melakukan pencarian buku. Kemudahan tersebut juga membuatnya lebih menghemat waktu jika dibandingkan dengan mencari buku di Perpustakaan Klaten secara langsung.
“Namun, masih disayangkan kalau buku yang tersedia di aplikasi iKlaten belum selengkap koleksi di Perpustakaan Klaten. Semoga ke depannya koleksi di iKlaten lebih lengkap lagi,” tambah Fitri. (fzh/myg/ndy/rfk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here