Home Berita Pemira UB 2021, Pesta Demokrasi Paling Dinanti Brawijayans

Pemira UB 2021, Pesta Demokrasi Paling Dinanti Brawijayans

115
0
SHARE

ManifesT, Malang, (Rabu, 17 Maret 2021)– Pandemi yang masih berlanjut hingga tahun ini, mengharuskan Pemilihan Raya (Pemira) Universitas Braijaya Tahun 2021 diadakan secara online dengan menggunakan sistem E-vote. Ajang Pesta Demokrasi yang dilakukan 1 tahun sekali ini dilaksanakan pada hari Rabu, 17 April 2021 pukul 08.00 – 16.00 WIB. Mekanisme pelaksanaan E-voting telah diunggah di  feeds instagram resmi Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Brawijaya dan seluruh akun instagram DPM fakultas.

Terdapat dua pasangan calon Presiden/Wakil Presiden Eksekutif Mahasiswa (EM) dan duabelas Calon Anggota DPM. Masing – masing calon diberikan masa kampanye hingga tenggat waktu yang sudah ditetapkan. Saat Pemira UB Tahun 2021 ini berlangsung, para mahasiswa tidak kesulitan dalam mengakses website untuk memberikan suaranya. Pemilihan Presiden EM dan Anggota DPM ini berjalan dengan lancar meskipun diadakan secara daring.

Salah satu komponen penting di dalam Pemira ini adalah seluruh mahasiswa Universitas Brawijaya, sebagai penentu jalannya masa jabatan selanjutnya. Para mahasiswa tidak boleh menyia-nyiakan hak suara yang ia miliki. Ia harus benar-benar mengetahui kemampuan dari tiap-tiap calon kandidat, sehingga ia dapat menjatuhkan pilihannya pada calon kandidat yang tepat. Melalui wawancara dengan salah satu pemilih yaitu Thareq Hidayat, bahwa dalam memilih harus dilihat dari kemampuan serta rekam jejak dari para calon. “Aku sih ngeliatnya dengan cara kerjanya terus habis itu kesigapan dia dalam melaksanakan jabatan, ya itu si untuk hal yang paling penting. Terus juga gapenting organisasinya apa yang penting kalo misal kerjanya bagus, dia bisa professional ya itu aku pilih,” ujarnya. Thareq juga berharap pemimpin selanjutnya bisa menjalankan tugasnya dengan amanah, dapat merealisasikan visi misinya, dan dapat melaksanakan segala tugas dengan sebaik-baiknya demi kepentingan dan kemajuan mahasiswa Universitas Brawijaya.

Meskipun Pemira tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, hal tersebut tidak menghambat para mahasiswa untuk menyalurkan hak suaranya. Sistem yang digunakan dalam pemilihan kali ini sangat menunjang sehingga hambatan yang diperoleh saat pemilihan berlangsung pun bisa dikatakan tidak ada. Melalui Pemira ini, diharapkan terpilihnya Presiden EM dan Anggota DPM dapat menggerakkan Organisasi mahasiswa (Ormawa) yang kreatif, inovatif, dan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa lain.

Pengumuman calon terpilih diumumkan segera setelah penutupan portal pemilihan, yakni pukul 04.00 WIB melalui channel YouTube resmi Kemahasiswaan UB. Posisi Presiden dan Wakil Presiden Eksekutif Mahasiswa dimenangkan oleh pasangan Mohammad Alie Yafie dan Juwita Wulandari, sementara DPM dari Fakultas Hukum dimenangkan oleh Fajar Nur Ramadhan Winandhi. Harapan pun diberikan oleh para Brawijayans (sebutan masyarakat Brawijaya) agar kedepannya para pengurus terpilih ini bisa memajukan Universitas Brawijaya khususnya Eksekutif Mahasiswa serta Dewan Perwakilan Mahasiswa menjadi lebih baik lagi. Bagaimana brawijayans, siap mendukung dan mengawal kinerja baru Presiden EM, Wakil Presiden EM dan DPM UB kita bersama? (tzk/zlr/myg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here