{"id":4312,"date":"2024-06-22T11:26:43","date_gmt":"2024-06-22T11:26:43","guid":{"rendered":"http:\/\/manifestpers.id\/?p=4312"},"modified":"2024-06-22T11:26:46","modified_gmt":"2024-06-22T11:26:46","slug":"presiden-em-ub-ikuti-prosesnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/manifestpers.id\/?p=4312","title":{"rendered":"Presiden EM UB: Ikuti Prosesnya"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Malang, ManifesT<\/strong> &#8211; Presiden Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya Satria Naufal Putra Ansar akhirnya memenuhi panggilan Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Brawijaya (DPM UB) pada rabu (19\/06). Pemanggilan kedua yang dilakukan oleh DPM UB ini berkaitan dengan berita dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Presiden EM UB terhadap salah seorang mahasiswa UB.<\/p>\n\n\n\n<p>Satria Naufal hadir di Gedung DPM-EM UB pada pukul 15.48 WIB. Kehadirannya ini tampak disertai oleh sejumlah jajaran petinggi EM UB lainnya, salah satunya ialah Menteri Koordinator Bidang Pergerakan. Rapat yang berlangsung hampir selama satu jam ini dilakukan secara tertutup di dalam ruang sekretariat DPM UB.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah rapat usai, Satria memberikan argumentasinya mengenai narasi yang makin memanas dan pemanggilan pertama yang tidak ia hadiri.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya menghargai 100 persen proses yang ada. Pemanggilan pertama saya tidak datang karena alasan sekuritas. Banyak intimidasi yang saya dapatkan. Pagar kos saya di gedor-gedor, banyak <em>direct message <\/em>ancaman yang melibatkan orang tua saya,\u201d ujar Satria.<\/p>\n\n\n\n<p>Satria menyayangkan aksi dari beberapa pihak dikarenakan statusnya masih terduga dan menurutnya banyak hal yang perlu dibela. Namun, seperti yang kita tahu, sebelum dihadirinya rapat pemanggilan kedua, Satria sama sekali tidak memberikan respon, sanggahan, dan komentar apapun terkait kejadian ini baik secara langsung atau melalui media sosial. Tentu saja netizen khususnya warga Universitas Brawijaya sangat menyayangkan terjadinya kejadian ini dan sikap yang diambil.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIni bukan bentuk ketidaksengajaan atau lari dari tanggung jawab, tapi satu statement saya akan banyak menyentuh banyak pihak, bahkan beberapa kasus baru yang merujuk pada landasan terjadinya pertemuan pada malam itu. Saya tidak ingin gegabah hanya untuk membersihkan nama saya. Statement yang saya berikan nantinya akan melibatkan banyak pihak yang belum dipastikan benar atau salah,\u201d ujar Satria.<\/p>\n\n\n\n<p>Sejauh ini Satria masih belum berani untuk memberikan pembelaan apakah dirinya bersalah atau tidak. Ia berharap supaya publik mengikuti perkembangan kasusnya melalui proses hukum yang berjalan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan semakin beredarnya permasalahan ini di media massa, semakin deras pula ancaman yang didapatkan untuk menjatuhkan dirinya, termasuk cecaran pada akun Instagram EM UB. Beberapa waktu lalu, media massa sempat dikagetkan dengan postingan <em>story <\/em>di akun instagram tersebut yang menunjukkan respon pada kasus ini. Yang membuat penasaran adalah hanya selang beberapa waktu saja setelah diunggah, <em>story <\/em>tersebut sudah hangus atau dicabut. Beberapa pembelaan diberikan oleh Satria.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cYang pertama, Instagram kami di <em>hack. <\/em>Saya tidak memberikan instruksi apapun. Boleh diperiksa melalui hp atau Whatsapp saya. Tidak ada instruksi dari orang-orang di bawah saya. Yang kedua, ketika di <em>hack, <\/em>aktivitas yang dipublikasikan oleh orang yang bukan bagian dari internal EM, di luar daripada kesepakatan SOP yang ada. Yang lebih mengetahui adalah teman-teman yang menindak di bawah. Saya tidak tahu mengenai hal tersebut,\u201d ucap Satria.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain ancaman pada akun Instagram EM UB, banyak juga <em>user-user <\/em>yang turut menyebarkan isu tersebut entah menggunakan akun asli atau palsu.Menurut Satria hal tersebut merupakan salah satu sanksi sosial yang pasti ada. Namun, terdapat alasan lain mengapa ia menyayangkan hal ini.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSatu, sanksi sosial itu dapat dikenakan ketika sudah ada bukti. Yang kedua, saya lebih angkat topik pada orang yang berpendapat atas nama <em>first account <\/em>atau akun atas nama pribadi dibanding oknum yang tidak bertanggung jawab atau anonim. Yang ketiga, dari kuasa hukum saya juga telah mencari tahu banyak akun-akun yang tidak bertanggung jawab yang kemudian merugikan, memfitnah, menghina, membawa masalah personal dan sebagai macamnya,\u201d ujar Satria.<\/p>\n\n\n\n<p>Sejauh ini, dari pihak Satria masih belum bisa memberikan kepastian terhadap kebenaran isu yang sedang naik. Alasan terjadinya kasus itu juga tidak disampaikan secara eksplisit oleh Satria. Proses hukum masih berlangsung, kebenaran dan keadilan sedang diusahakan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya mohon menghargai proses yang ada. Ketika mungkin saya bicara iya atau tidak, itu tidak menjawab adanya kasus ini, yang bisa menjawab adalah pihak yang berwenang dan saya tahu, saya akan menghargai hukum yang ada dan proses yang ada dengan pihak yang berwenang,\u201d terang Satria.<\/p>\n\n\n\n<p>Merujuk pada Berita Acara pemanggilan kedua Presiden EM UB yang diunggah oleh DPM UB melalui akun resminya, Satria memberikan keterangan jika dirinya melakukan <em>self-defense<\/em> alias pertahanan diri berkaitan dengan pembelaan terhadap rekan organisasinya yang mendapatkan perbuatan tidak menyenangkan oleh rekan pelapor.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai respons atas berlangsungnya proses hukum yang dijalani, DPM UB merekomendasikan kepada Satria untuk menonaktifkan diri dari jabatannya sebagai Presiden EM UB. Rekomendasi ini sendiri ditujukan untuk memastikan tidak terjadi penyalahgunaan lembaga guna mengintervensi proses hukum, serta mencegah pencemaran nama baik terhadap lembaga.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Penulis: Kirana Cahya Qolbi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Editor: Raynaldy Aulia Mahendra<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pimpinan Redaksi: Marvella Nursyah Putri<\/strong><\/p>\n<div class=\"2c253786f3917100e032eb5504642955\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Adsense Berkah -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9385134775663468\"\r\n     data-ad-slot=\"7150604192\"\r\n     data-ad-format=\"auto\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Malang, ManifesT &#8211; Presiden Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya Satria Naufal Putra Ansar akhirnya memenuhi panggilan Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Brawijaya (DPM UB) pada rabu (19\/06). Pemanggilan kedua yang dilakukan oleh DPM UB ini berkaitan dengan berita dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Presiden EM UB terhadap salah seorang mahasiswa UB. Satria Naufal hadir di Gedung DPM-EM [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":4313,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[152,154],"tags":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4312"}],"collection":[{"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4312"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4312\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4314,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4312\/revisions\/4314"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4313"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4312"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4312"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4312"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}