{"id":4406,"date":"2024-09-09T05:53:33","date_gmt":"2024-09-09T05:53:33","guid":{"rendered":"http:\/\/manifestpers.id\/?p=4406"},"modified":"2024-09-09T05:53:34","modified_gmt":"2024-09-09T05:53:34","slug":"dua-dekade-munir-dibunuh-negara-kami-sudah-lelah-dengan-kekerasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/manifestpers.id\/?p=4406","title":{"rendered":"DUA DEKADE MUNIR DIBUNUH NEGARA: KAMI SUDAH LELAH DENGAN KEKERASAN"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Malang, ManifesT<\/strong>-20 tahun usai pembunuhan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib oleh negara, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) bekerja sama dengan Oemah Munir dan Social Movement Institute (SMI) menggelar diskusi bertajuk &#8220;Cak Munir adalah Kita&#8221;. Diskusi yang menghadirkan Suciwati, Eko Prasetyo, serta Yati Andriyani itu diselenggarakan di Ballroom Munir, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya.<\/p>\n\n\n\n<p>Diskusi itu sendiri merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan 20 tahun pembunuhan Munir, dimana sebelumnya sejak Selasa (03\/08), telah diselenggarakan pameran foto dan kenangan Munir di tempat yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p>Wakil Dekan FH UB bidang Kemahasiswaan Dr. Muktiono, S.H., M.Phil., menyampaikan jika saat ini FH UB tengah berupaya untuk meneruskan cita-cita Munir, salah satunya dengan membangun Museum Munir serta mengadakan diskusi-diskusi terkait dengan Munir dan Hak Asasi Manusia.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMeneruskan apa yang dicita-citakan oleh Cak Munir, meskipun kontribusinya (Museum HAM Munir FH UB, red) tidak sangat besar begitu, karena kita hanya bergerak di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian, dan bagaimana mahasiswa khususnya, mahasiswa itu bisa menjadi Munir-Munir baru,\u201d terang Dr. Muktiono.<\/p>\n\n\n\n<p>Agenda utama dari diskusi ini sendiri merupakan bedah buku karya Matt Easton berjudul \u201cKami Sudah Lelah dengan Kekerasan\u201d. Dalam buku tersebut, Matt menceritakan kronologi kehidupan Munir, khususnya berkenaan dengan konspirasi pembunuhan Munir oleh aktor negara. Ketiga pembedah yang hadir dalam diskusi tersebut pun mengamini jika buku tersebut ditulis dengan lugas dan mampu menggambarkan bagaimana pasangan yang memegang erat prinsip keadilan dalam hidupnya dihancurkan oleh negara.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengenang Munir, Eko Prasetyo menegaskan jika Munir senantiasa menyampaikan kebenaran, yang mana menurutnya membuat penguasa saat itu marah.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMunir menyatakan kebenaran. Pertanyaannya apa itu kebenaran, apakah satu ditambah satu sama dengan dua itu kebenaran? Bukan Kebenaran! Kebenaran itu adalah kalau kau mengungkapkan sesuatu dan kekuasaan marah, itu lah kebenaran. Munir melakukan itu. Yang bertanggung jawab atas penculikan adalah Prabowo, dia katakan itu, pantaslah marah,\u201d tegas Eko.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, Eko mengemukakan pertanyaan apakah nanti Universitas Brawijaya dapat mencetak \u201cMunir-Munir\u201d baru, apalagi pada saat ini, Universitas Brawijaya telah dilengkapi dengan berbagai kemewahan yang semakin meningkatkan biaya pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cUnik Munir ini, dan pertanyaannya, mungkinkah saat ini akan lahir mahasiswa seperti Munir? Di saat kampus Brawijaya mahal Masya Allah, dengan gedung yang mewah ini, mampukah lahir mahasiswa seperti Munir?\u201d tanya Eko.<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis: Raynaldy Aulia Mahendra<\/p>\n\n\n\n<p>Editor: Marvella Nursyah Putri<\/p>\n\n\n\n<p>Pimpinan Redaksi: Marvella Nursyah Putri<\/p>\n<div class=\"2c253786f3917100e032eb5504642955\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Adsense Berkah -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9385134775663468\"\r\n     data-ad-slot=\"7150604192\"\r\n     data-ad-format=\"auto\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Malang, ManifesT-20 tahun usai pembunuhan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib oleh negara, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) bekerja sama dengan Oemah Munir dan Social Movement Institute (SMI) menggelar diskusi bertajuk &#8220;Cak Munir adalah Kita&#8221;. Diskusi yang menghadirkan Suciwati, Eko Prasetyo, serta Yati Andriyani itu diselenggarakan di Ballroom Munir, Fakultas Hukum Universitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":4407,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[152],"tags":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4406"}],"collection":[{"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4406"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4406\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4408,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4406\/revisions\/4408"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4407"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4406"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4406"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4406"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}