{"id":4605,"date":"2025-05-04T14:46:32","date_gmt":"2025-05-04T14:46:32","guid":{"rendered":"http:\/\/manifestpers.id\/?p=4605"},"modified":"2025-05-04T14:46:34","modified_gmt":"2025-05-04T14:46:34","slug":"may-day-is-happy-day-selamat-hari-buruh-jangan-banyak-banyak-ya-massa-aksinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/manifestpers.id\/?p=4605","title":{"rendered":"May Day is Happy Day: Selamat Hari Buruh, Jangan banyak banyak ya massa aksinya!"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Malang, ManifesT- <\/strong>Aksi dalam memperingati hari buruh Internasional yang dilaksanakan di Kota Malang pada hari Kamis (01\/05) diikuti oleh elemen pekerja, utamanya Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI), elemen mahasiswa, dan juga elemen masyarakat sipil. Aksi tersebut dimulai dengan <em>long march<\/em> dari stadion gajayana sampai ke depan gedung DPRD Kota Malang, setelah itu rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan mimbar bebas di mobil komando.<\/p>\n\n\n\n<p>Fokus yang disampaikan pada aksi kali ini adalah mengenai tuntutan utama terkait :<\/p>\n\n\n\n<ol><li>kesejahteraan buruh yang masih terhalang oleh omnibus law yang dianggap keliru tidak sejalan dengan buruh&nbsp;<\/li><li>Pencabutan RUU TNI yang membangkitkan militerisme.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Hal ini dipertegas melalui pernyataan Cak Misdi sebagai penanggung jawab aksi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201c<em>Highlight<\/em> nya itu yakni cabut UU No. 6 Tahun 2023, lalu juga tidak kalah penting cabut UU TNI,\u201d tegasnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tuntutan dilakukan di mimbar bebas yang disampaikan oleh massa aksi melalui bentuk orasi atau pun puisi. Mobil komando juga membakar solidaritas massa aksi melalui lagu buruh tani yang terus dinyanyikan. Penjagaan dan pengamanan aksi dilakukan secara ketat oleh aparat gabungan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Bahkan, meskipun tidak terdapat skema <em>chaos<\/em> dalam himbauan aksi, aparat membawa Water Cannon.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam aksi tersebut diawali dengan sambutan polisi kepada massa aksi di depan gedung DPRD Kota Malang dengan harapan aksi dilakukan secara kondusif yang disampaikan melalui kata \u201cMay Day is Happy Day.\u201d Pada Aksi ini dihadiri oleh Sekertaris Jenderal SPBI Fatkhul Khoiri yang ikut serta langsung membersamai para massa aksi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Aksi kali ini yang menjadi penanggung jawab dari SPBI adalah Muhammad Misdi atau yang akrab disapa sebagai Cak Misdi Sebagai penanggung jawab dari aksi tersebut, Cak Misdi mengungkapkan bahwa ada upaya-upaya&nbsp; dari aparat dalam menggembosi aksi hari buruh kali ini. Meski demikian, aksi May Day 2025 di Malang tetap berjalan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya dipanggil, diajak ngopi, diajak ngomong, isinya ya arahan untuk jangan banyak-banyak massa aksinya, jangan lama-lama aksinya, kan ini termasuk penggembosan juga,\u201d ungkap Cak Misdi.<\/p>\n\n\n\n<p>Aksi kali ini juga menentang pengabaian yang dilakukan Presiden Prabowo yang seolah tidak tahu-menahu mengenai Undang-Undang Cipta Kerja (UU CK), tetapi tetap melanjutkan warisan Presiden Joko Widodo tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPrabowo ini hanya bertindak pura-pura sebagai korban dari Jokowi, dengan terbitnya UU No. 6 Tahun 2023. (UU) Itu kan lahir di rezim Jokowi, dan sekarang dilanjutkan oleh Prabowo. Namun Prabowo dengan lantangnya mengatakan \u201csaya tidak tahu-menahu tentang UU ini\u201d. Jadi harapannya Prabowo juga mau untuk mencabut UU TNI dan UUCK, jadi itu harapan dari saya\u201d ujar Cak Misdi.<\/p>\n\n\n\n<p>Cak Misdi juga menanggapi permasalahan tindakan represif aparat yang dilakukan kepada buruh yang ada di Tanjung Priok.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya sangat menyesal atas represifitas yang dilancarkan terhadap kaum buruh. Seharusnya buruh itu cukup dengan diajak ngomong secara persuasif itu bisa, tapi mereka tidak menggunakan itu. Mengapa mereka melakukan itu? Karena ada campur tangan dari Prabowo. Karena rezim pemerintahannya Prabowo ini tidak ingin dikritik oleh pihak manapun. Sebenarnya Prabowo ini anti kritik juga, hanya omongannya saja yang menyatakan jika \u2018saya terbuka\u2019, itu semua hanya sandiwara mereka. Saya sangat mengecam tindakan represif dari aparat terhadap kawan-kawan di Tanjung Priok,\u201d tegas Cak Misdi.<\/p>\n\n\n\n<p>Aksi dalam memperingati hari buruh ini berakhir pada jam 14.00 WIB sebagaimana telah disampaikan semenjak awal kepada massa aksi. Massa melakukan long march kembali dari DPRD Kota Malang ke Stadion Gajayana dengan pimpinan asisten teritori dari masing-masing elemen massa aksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis : Abiy Haidar dan Satria Hidayatullah&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Editor : Zuchaira Pratiwi Tahir&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pimpinan Redaksi : Raynaldy Aulia Mahendra<\/p>\n<div class=\"2c253786f3917100e032eb5504642955\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Adsense Berkah -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9385134775663468\"\r\n     data-ad-slot=\"7150604192\"\r\n     data-ad-format=\"auto\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Malang, ManifesT- Aksi dalam memperingati hari buruh Internasional yang dilaksanakan di Kota Malang pada hari Kamis (01\/05) diikuti oleh elemen pekerja, utamanya Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI), elemen mahasiswa, dan juga elemen masyarakat sipil. Aksi tersebut dimulai dengan long march dari stadion gajayana sampai ke depan gedung DPRD Kota Malang, setelah itu rangkaian kegiatan dilanjutkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":4606,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[152],"tags":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4605"}],"collection":[{"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4605"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4605\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4607,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4605\/revisions\/4607"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4606"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4605"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4605"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4605"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}