{"id":4869,"date":"2025-12-20T13:14:48","date_gmt":"2025-12-20T13:14:48","guid":{"rendered":"http:\/\/manifestpers.id\/?p=4869"},"modified":"2025-12-20T13:14:50","modified_gmt":"2025-12-20T13:14:50","slug":"aksi-setia-kawan-menggelar-peringatan-hari-ham-internasional-serukan-tuntutan-pembebasan-tahanan-politik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/manifestpers.id\/?p=4869","title":{"rendered":"Aksi Setia Kawan Menggelar Peringatan Hari HAM Internasional, Serukan Tuntutan Pembebasan Tahanan Politik"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Malang, ManifesT<\/strong>&#8211; Aksi Setia Kawan telah dilaksanakan di Kota Malang pada hari Kamis (11\/12) ini, dengan mengangkat tema \u201cBebaskan Tahanan Politik &amp; Hentikan Represi Negara\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain mengangkat isu-isu pelanggaran HAM di Indonesia pasca-demonstrasi Agustus-September lalu sekaligus menuntut penyelesaiannya, aksi kali ini juga dilakukan guna memperingati Hari HAM Internasional yang jatuh pada sehari sebelumnya di tanggal 10 Desember.<\/p>\n\n\n\n<p>Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi pada aksi kali ini menjelaskan bahwa peringatan Hari HAM Internasional sendiri telah lama dilaksanakan dari tahun ke tahun di Kota Malang, dengan cara yang berbeda-beda dalam menyambutnya. Pada tahun ini, aksi peringatan dilaksanakan oleh Komite Aksi Setia Kawan, yang sendirinya baru dibentuk pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBanyak kawan kita yang ditangkap, banyak kawan kita yang menjadi tersangka, kemudian kita membuat aksi ini,\u201d Korlap Aksi menjelaskan.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui orasi yang dibawakannya, Korlap Aksi menyerukan bahwa terdapat sekiranya 1030 tahanan politik dalam aksi demonstrasi Agustus-September lalu, yang mana tahanan-tahanan politik ini masih menunggu dibebaskan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTidak pernah terjadi di Indonesia setelah Reformasi 1998 angka 1000-an lebih ini,\u201d seru Korlap Aksi dalam orasinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain isu tahanan politik, isu politik terkait bencana alam Sumatra pun tidak lupa untuk ikut dibahas dalam Kamisan kali ini. Berbagai tuntutan kepada negara untuk lebih serius menyikapi bencana yang melanda Sumatra, beserta penolakan terhadap penggundulan hutan Sumatra yang digantikan dengan perkebunan pohon kelapa sawit terus-menerus disampaikan dalam orasi yang dibuka untuk umum.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Aspirasi yang disampaikan oleh peserta aksi pun tidak hanya terbatas sampai di sana. Anak-anak muda dari berbagai pihak turut bersuara dalam aksi ini, baik melalui orasi maupun pembacaan puisi. Perjuangan kelas pekerja, represi negara, nasib wilayah Papua\u2013tidak satu pun luput dari pembahasan. Hal ini sejalan dengan tujuan awal digelarnya aksi ini, di mana pihak komite mengungkap tujuannya untuk menyatukan suara para anak-anak muda.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami sebenarnya ingin menjalin persatuan bagi golongan anak muda yang merasa hidupnya semakin terancam bukan hanya karena kekerasan negara, tapi juga banyak ancaman yang lain,\u201d ungkap Korlap Aksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dilaksanakannya aksi ini dinilai krusial, terutama bagi para anak muda. Sebagaimana menurut pihak Komite Aksi Setia Kawan, pelanggaran HAM dan represi negara selama dan setelah aksi demonstrasi Agustus-September 2025 sebelumnya paling berdampak pada kelompok anak muda.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSemua anak muda yang kemarin protes ya, bahkan ada yang tidak protes tapi dianggap melakukan provokasi,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Komite yang melaksanakan Aksi Setia Kawan juga menekankan kebutuhan akan rencana jangka panjang yang tidak hanya melibatkan para pelajar kampus, tetapi juga para warga dalam upaya pembebasan tahanan politik.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSebagai kelompok gerakan gitu, ya, kita juga harus mulai memikirkan apa dalam jangka panjang yang bisa kita lakukan, termasuk untuk menarik simpati warga yang lain,\u201d Korlap Aksi Setia Kawan kali ini mengungkapkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di saat yang sama, pihak yang bersangkutan juga mempertegas pendapat mereka bahwa dialog dengan pihak pemerintah tidak akan menghasilkan apa-apa. Menurut Korlap Aksi, hal tersebut bukanlah sesuatu yang disarankan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita tau dan sadar mereka selalu berkelit dengan berbagai macam alasan,\u201d sebut pihak Korlap Aksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Pihak Korlap Aksi pun menutup rangkaian acara pada hari itu dengan semangat membara perlawanan, dengan terus menyerukan desakan terhadap pembebasan para tahanan politik. Selain itu, pihak yang bersangkutan juga mengungkapkan rasa takjubnya kepada partisipan dalam aksi damai kali ini.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cAgendanya menurut kami ini berjalan yang sangat lancar dan yang terlibat juga banyak. Aksinya juga kreatif, keren, dan banyak orang yang terlibat,\u201d Korlap Aksi menyampaikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis: Gery Andriano<\/p>\n\n\n\n<p>Editor: Husein Kurnia Hoetomo<\/p>\n\n\n\n<p>Pimpinan Redaksi: Husein Kurnia Hoetomo<\/p>\n<div class=\"2c253786f3917100e032eb5504642955\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Adsense Berkah -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9385134775663468\"\r\n     data-ad-slot=\"7150604192\"\r\n     data-ad-format=\"auto\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Malang, ManifesT&#8211; Aksi Setia Kawan telah dilaksanakan di Kota Malang pada hari Kamis (11\/12) ini, dengan mengangkat tema \u201cBebaskan Tahanan Politik &amp; Hentikan Represi Negara\u201d. Selain mengangkat isu-isu pelanggaran HAM di Indonesia pasca-demonstrasi Agustus-September lalu sekaligus menuntut penyelesaiannya, aksi kali ini juga dilakukan guna memperingati Hari HAM Internasional yang jatuh pada sehari sebelumnya di tanggal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":4870,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[152,154],"tags":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4869"}],"collection":[{"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4869"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4869\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4871,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4869\/revisions\/4871"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4870"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4869"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4869"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/manifestpers.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4869"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}