
Malang, ManifesT-Universitas Brawijaya memulai tahun ajaran baru dengan semangat luar biasa dalam acara Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) atau yang dikenal dengan RAJA Brawijaya yang diikuti oleh 14.821 mahasiswa baru (maba). Acara yang berlangsung di kampus utama Universitas Brawijaya dengan tema “Membangun Karakter Mulia dan Green Innovation untuk Indonesia Emas 2045″ ini dilaksanakan secara hybrid. RAJA Brawijaya 2024 akan dilaksanakan selama 3 hari yaitu pada tanggal 12 Agustus 2024 hingga 14 Agustus 2024.
Upacara penerimaan mahasiswa baru dimulai sekitar pukul 07.30 WIB yang dibuka dengan penampilan sejumlah UKM, penampilan Reyog Brawijaya, penyematan jas almamater kepada 3 perwakilan mahasiswa baru yang berprestasi, dan dilanjutkan dengan sambutan rektor serta penyampaian orasi dari ketua pelaksana raja brawijaya, yakni Muhammad Zaki Ibrahim, dan upacara ditutup dengan selebrasi flashmob jingle RAJA Brawijaya.
Diketahui bahwa ada 14.821 mahasiswa baru Universitas Brawijaya yang terdiri dari 5851 mahasiswa dan 8970 mahasiswi yang tersebar dalam 18 fakultas diantaranya 997 orang mahasiswa diploma dan 13.824 mahasiswa sarjana. Adapun mahasiswa difabel sebanyak 15 orang yang tersebar di 12 program studi.
Acara ini menjadi istimewa dengan adanya gerakan “Brawijaya Stand for Peace and Humanity” yang diusung oleh panitia RAJA Brawijaya. Melalui pengibaran bendera Palestina, mahasiswa baru UB menunjukkan solidaritas mereka terhadap perjuangan perdamaian global dan kemanusiaan.Menanggapi selebrasi tersebut, juru bicara University of Brawijaya Student for Justice in Palestine (UB SJP) Ahmad Zidna Hilmy menyambut baik kegiatan selebrasi itu sebagai bentuk dukungan mahasiswa Universitas Brawijaya terhadap perjuangan kemanusiaan bagi kemerdekaan Palestina.
“RAJA Brawijaya menjadi titik tolak mahasiswa baru untuk menyongsong pendidikan di Brawijaya. Ini menjadi bernilai kemanusiaan ketika pembukaan RAJA BRAWIJAYA dibuka dengan selebrasi Palestina, sehingga kami berharap mahasiswa Brawijaya semakin jauh memahami esensi perjuangan kemerdekaan Palestina yang tidak pernah kendor melawan penjajahan. Tentunya hal ini relevan dengan perjuangan mahasiswa baru yang akan senantiasa berupaya menjadi seorang pembelajar yang tidak akan melupakan sisi-sisi kemanusiaan dan kepeduliannya,” tanggap Ahmad Zidna.
Usai acara pembukaan yang berlangsung meriah, ribuan mahasiswa baru Universitas Brawijaya diarahkan ke beberapa venue yang telah ditentukan untuk melanjutkan rangkaian kegiatan selanjutnya. Dalam acara ini, maba dikelompokkan ke dalam beberapa venue yang berbeda, sementara sebagian lainnya mengikuti secara hybrid atau melalui platform Zoom.
Di setiap venue, mahasiswa baru mendengarkan pemaparan materi dari para wakil rektor Universitas Brawijaya. Materi pembuka yaitu pengenalan K3L UB (Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan) yang membahas mengenai kesehatan dan keselamat aktivitas di Universitas Brawijaya. Lalu dilanjutkan bergantian dari Wakil Rektor III, Dr. Setiawan Noerdajasakti, SH., MH. Wakil Rektor i, Prof. Dr. Imam Santoso, MP. Wakil Rektor II Prof. Dr. Muchamad Ali Safaat, SH., MH. Wakil Rektor IV, Andi Kurniawan S.Pi., M.Eng. D.Sc dan Wakil Rektor V, Prof. Dr. Unti Ludigdo, SE., M.Si, Ak. dengan materi penjelasan tentang bidang yang diduduki para wakil rektor.
Setelan rangkaian acara pemateri selesai, mobilisasi kepulangan mahasiswa berlangsung dengan tertib dan lancar. Pengaturan mobilisasi ini juga melibatkan Dinas Perhubungan yang membantu mengarahkan situasi jalanan supaya tidak menghambat pengguna jalan lain.
Dari rangkaian acara ini, banyak mahasiswa baru yang memberikan kesan positif terhadap pelaksanaan RAJA Brawijaya 2024. Salah satu mahasiswa baru, Alfid Faturahman dari Fakultas Pertanian, mengungkapkan kesannya terhadap kegiatan RAJA Brawijaya hari pertama.
“Ospeknya seru banget, pokoknya! Apalagi tadi pagi-pagi udaranya dingin sekali, beda banget dibanding Tangerang, asal daerah saya,” ujar Alfid dengan antusias.
Senada dengan Grace dari Fakultas Ilmu Administrasi yang ikut menyatakan kegembiraan setelah mengikuti RAJA Brawijaya 2024 ini.
“Awalnya sempat takut mengikuti ospek, tapi ternyata seru banget! Banyak pertunjukan yang menarik apalagi ada yang terjun dari atas,” ujarnya. Ia juga berharap, melalui kegiatan ini, ia dapat membangun banyak relasi selama masa perkuliahan di Universitas Brawijaya
Penulis: Maura Zicheryl Noverine
Editor: Raynaldy Aulia Mahendra
Pimpinan Redaksi: Marvella Nursyah Putri















