Home Puisi Aku Hidup Sembrono

Aku Hidup Sembrono

298
0
SHARE

06.10 18:30

aku. hidup. sembrono

Sepi, dingin, sunyi… 

Kusetel musik Jason Ranti dipagi hari sembari membakar rokok sigaret putih yang kubeli kemarin hari. 

Dan aku teringat akan betapa lengketnya janji kampanye mereka di telingaku di balaikota kemarin. 

Sepi, dingin, sunyi… 

Serak sumpah serapah ku lontarkan bersamaan dengan menyeruput kopi, hina sekali bayangku, mereka beradu kesaktian dalam lelapnya lingkaran sanjiva. 

Entah, bestari apa yang para manusia elegan itu rebutkan, terdengar ambigu tetapi harus dilantangkan. 

Matahari telah bangkit dari peraduannya, panasnya seakan membakar kabut tebal yang sebelumnya bagaikan hutan hujan yang membungkus kota ini. Mulutku gatal ingin mengucapkan beribu kata sembrono terhadap mereka yang jatuh cinta dengan berjanji, bagai residivis yang gatal untuk berbuat satu tindak pidana lagi. 

Aku, anak pinggir kota yang sedang mengadu intelektual, yang sedang menanak imajinasi, yang sedang membahu harapan dua insan yang kian menua. 

Aku, dan kita, akan menjadi pengubah yang sembrono. 

[FADNOMALIKAPITALIS] eps.1

Karya : Fadhl Mawla Fahrezy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here