Home Puisi 17 TAHUN IMPUNITAS

17 TAHUN IMPUNITAS

374
0
SHARE

Oleh: Raditya Raka Vilandra

Tuhan, mengapa orang baik selalu pulang lebih awal?

Karena di taman bunga pun, bunga tercantiklah yang selalu dipetik

Konon katanya, Indonesia negeri seribu bahasa

Lantas mengapa, bahasa keadilan selalu dianggap tanpa makna

Apa penguasa kira, kita hidup di hari ini saja?

Dan kami, tak akan sekali-kali pernah lupa

Bahwa kebenaran itu takkan pernah binasa

Konon katanya, negeri ini negeri konstitusi

Dengan gemparnya meneriakkan hak asasi

Namun, apa yang kita dapat hari ini?

Terengah-engah ditindas tirani, menggelar tari diatas tragedi

Keadilan dimanipulasi? Atau kah ia sungguh telah mati?

Sesungguhnya, suara itu bukanlah perampok yang ingin merayah hartamu, ia ingin bicara mengapa kau kokang senjata dan gemetar ketika suara-suara itu menuntut keadilan?” Apa penguasa kira, rakyat hidup di hari ini saja?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here