Home Berita Open House jadi Ajang Pencarian Wadah Berproses bagi Mahasiswa Baru

Open House jadi Ajang Pencarian Wadah Berproses bagi Mahasiswa Baru

457
0
SHARE
Maskot Universitas Brawijaya BRONE turut memeriahkan jalannya Open House RAJA Brawijaya 2024 (Foto: Ray)

Malang, ManifesT – Pelaksanaan Open House RAJA Brawijaya 2024 berlangsung selama dua hari, terhitung sejak Sabtu (24/08) hingga Minggu (25/08). Agenda ini sendiri bertujuan untuk mengenalkan mahasiswa baru Universitas Brawijaya (Maba UB) kepada berbagai organisasi, unit kegiatan mahasiswa (UKM), bahkan organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) di lingkungan kampus Universitas Brawijaya.

Salah satu organisasi yang dilibatkan ialah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Apalagi, pada saat ini banyak di antara mahasiswa yang memulai berwirausaha guna mencukupi kebutuhan hidup.

“Kalo dari HIPMI sendiri karena sekarang banyak mahasiswa yang memulai berwirausaha karena kan kuliah ini makin mahal dan perlu ada pendapatan tambahan dari mahasiswa itu sendiri untuk bisa mencukupi kebutuhan hidup juga,” ujar salah satu anggota HIPMI yang berjaga di stand.

Selain HIPMI, terdapat pula organisasi mahasiswa ekstra kampus yang tergabung dalam Cipayung Plus, yakni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia atau akrab disebut GMNI. Kehadiran organisasi eksternal, termasuk GMNI dalam Open House ini disambut secara antusias oleh mahasiswa baru.

“Sejauh ini antusiasme temen-temen maba memang sangat tinggi. Bagaimana kami melihat akhir-akhir ini banyak yang tertarik dengan apa itu GMNI, HMI, PMII dsb itu antusiasmenya sangat tinggi. Maka ini menjadi suatu langkah yang baik untuk teman-teman ormek untuk bisa mengedukasi teman-teman lainnya supaya bisa lebih baik kedepannya di perkuliahan,” ungkap Gaudensio selaku salah satu kader dari GMNI.

Lebih lanjut, Gaudensio juga berharap agar mahasiswa baru nantinya dapat teredukasi mengenai eksistensi ormek di Universitas Brawijaya sebagai salah satu wadah untuk berproses selama kuliah.

“Kami dari GMNI menarik bagaimana perhatian teman-teman ialah dengan berusaha mengedukasi sekiranya apa yang ingin diketahui. Disitu akan kami edukasi, dari edukasi itu kami berharap pada teman-teman yang datang ke stand kami pulang dengan keadaan senang dan terdidik. Jadi menciptakan iklim yang menyenangkan untuk teman-teman, jadi jangan sampai ada teman-teman yang takut dengan ormek karena ormek itu esensinya adalah untuk merangkul teman-teman. Pada intinya tentu setiap ormek memiliki cara pribadi tapi kami membuat iklim yang menyenangkan untuk teman-teman maba,” terang Gaudensio.

Melimpahnya rangkaian acara dan tenant yang disediakan saat Open House Raja Brawijaya, memberikan kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengeksplorasi minat dan bakatnya di wadah yang tepat. Bermacam-macam UKM menampilkan unjuk bakatnya di panggung. Berbagai respon ditunjukkan oleh mahasiswa baru. 

“Yang menarik di Open House itu karena banyak booth makanan, jadi bisa milih banyak makanan dari junk food, fast food, dan sebagainya. Yang kedua, banyak pentas seni musik, sehingga seru kita mau dengerin lagu tuh banyak. Terus guest star-nya juga seru-seru jadi kalian nggak akan bosen kalo dateng ke Open House,” ujar Muhammad Rafansyah Mahasiswa Baru Fakultas Hukum Universitas Brawijaya.

Walaupun Open House Raja Brawijaya memberikan kesan yang positif dan bermakna kepada mahasiswa baru, ternyata masih terdapat beberapa situasi yang perlu dievaluasi. Mulai dari sisi kebersihan, ketertiban, hingga koordinasi lapangan harus menjadi introspeksi untuk Open House Raja Brawijaya selanjutnya.

“Untuk kebersihan sekitar sih kak, soalnya volume sampahnya ga bisa tertampung, jadi tumpuk-tumpukan gitu sampahnya. Jadi lebih ke kebersihan lingkungannya sih kak.” Terang Nadia Safira Mahasiswa Baru Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya.

Rangkaian Open House Raja Brawijaya 2024 ditutup dengan  penampilan spesial dari penyanyi Dudy Oris yang membawakan sejumlah lagunya. Penampilan ini diikuti dengan meriah oleh mahasiswa baru. Penutupan ini memberikan impresi yang baik kepada para mahasiswa baru 

Penulis: Ira dan Kirana

Editor: Raynaldy Aulia Mahendra

Pimpinan Redaksi: Marvella Nursyah Putri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here