Home Berita Yuk Intip Keseruan Baca Buku Bersama di Malang Book Party!

Yuk Intip Keseruan Baca Buku Bersama di Malang Book Party!

648
0
SHARE
Sesi read and chill peserta Malang Book Party (Foto: Fara)

Malang, ManifesT – Malang Book Party diadakan di Malang Creative Center yang digelar pada hari Minggu (18/02). Menurut penuturan Rizal sebagai panitia Malang Book Party, Malang Book Party sendiri adalah salah satu book party yang ada di beberapa daerah (region – region). Malang Book Party mengumpulkan banyak pembaca buku dari berbagai kalangan untuk berbagi kegemaran dan pengetahuan tentang buku yang dibaca. Malang Book Party adalah fasilitas bagi masyarakat untuk ruang diskusi yang menarik. Peserta akan memberikan tinjauan dan pendapat tentang buku yang sudah dibaca lalu saling berbagi pendapat. 

Book Party sendiri awalnya berpusat di Jakarta. Rizal merasa antusias dengan event ini, kemudian pihak Jakarta memiliki rencana untuk membuka volunteer yang bersedia membuka book party di daerahnya masing-masing. Jadilah Malang Book Party. Tidak disangka-sangka ternyata Malang Book Party  mendapatkan antusiasme yang tinggi dari kalangan masyarakat Malang.

Event Malang Book Party ini dihadiri oleh kurang lebih 25 orang peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa hingga kalangan pekerja. Acara dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan diawali sapaan dari kakak panitia. Selama 30 menit berlangsung, para peserta diminta untuk membaca buku yang telah mereka bawa dari tempat tinggal masing-masing untuk dibaca di tempat saat sesi  read and chill tengah berlangsung. 

Sesi berikutnya diikuti dengan pembagian kelompok yang terdiri atas 7-8 peserta untuk mulai melakukan diskusi bersama dalam sharing session. Dalam sesi ini, para peserta diminta untuk mengulas buku bacaan yang telah mereka baca saat sesi read and chill. Setiap peserta dapat memberikan tanggapan tentang ulasan buku peserta lain. 

Selama sesi sharing session, peserta tidak hanya mengulas buku yang telah dibaca, tetapi juga dapat memberikan penilaian dan pendapat mereka tentang buku yang dibaca peserta lain dengan berbagai wawasan baru yang saling berkaitan di setiap waktunya. Salah satunya saat Zam-zam selaku salah satu peserta memberikan ulasan mengenai buku yang ia baca berjudul The Psychology of Money. Melalui buku ini, Zam-zam mendapatkan cara untuk bisa membantunya dalam mengelola keuangan disaat terlalu sering menghabiskan uang untuk hal-hal diluar prioritas. 

Di samping itu, setiap peserta saling merekomendasikan buku-buku yang mereka baca kepada peserta lain, seperti buku yang berjudul Bilangan Fu, Orang-Orang Oetimo, Insecurity, hingga novel The Door to Door yang sempat viral di media sosial X.

Malang Book Party memberikan banyak manfaat bagi peserta-pesertanya. Rizal selaku panitia Malang Book Party menilai keberadaan Malang Book Party dapat memberikan banyak manfaat bagi para peserta, salah satunya yang paling dirasakan adalah meningkatnya minat baca. Tak hanya itu, Malang Book Party menjadi wadah bagi orang-orang yang ingin membaca buku sekaligus bersosialisasi dengan teman-teman yang memiliki ketertarikan yang sama. Peserta juga bisa mendapatkan banyak pengetahuan baru dan sudut pandang yang berbeda-beda.

“Lumayan bermanfaat ya karena bisa menyampaikan pendapat dengan percaya diri apalagi saya orangnya pemalu. Dari diskusi ini juga bisa mendengarkan dan mengasah otak seperti jika terjadi perbedaan pendapat antar peserta” ujar Rum, salah satu peserta Malang Book Party terkait manfaat yang ia dapatkan dari book party ini. 

“Bisa sharing pengetahuan baru bersama social media specialist. Baru kali ini bisa sharing tentang crypto dan bitcoin. Jadi pembahasan ini berguna bagi saya yang sebelumnya tidak mengerti” ujar Ayu, peserta Malang Book Party.

Malang Book Party ini dilaksanakan terlepas dari kekhawatiran tentang rendahnya tingkat literasi. Seiring berkembangnya teknologi, banyak anak-anak yang mulai kehilangan minat untuk membaca buku. Hal inilah yang menjadi alasan komunitas-komunitas seperti Malang Book Party harus semakin dikembangkan di daerah lain.

“Mengadakan Malang Book Party ini bisa mewadahi orang-orang yang suka membaca buku ataupun orang yang baru terjun membaca buku serta menghilangkan stereotipe negatif. Kadangkan orang yang sedang membaca itukan kelihatannya kaya ‘apa sih’, kaya kamu suka baca ‘culun’ gitu.  Nah, kita suka membaca buku itu bagus juga, ada manfaat yang bisa kita terima juga gitu,” ucap Rizal. 

Berdasarkan informasi yang didapat dari Rizal selaku panitia Malang Book Party, Book party sendiri akan diusahakan untuk diadakan secara rutin setiap akhir pekan. Adapun untuk hari kerja biasanya akan digunakan untuk berkumpul biasa. Kalau ada rencana berkunjung kemana bersama bisa mengajak book mates untuk bergabung. 

Harapannya, event seperti book party ini dapat membuat dampak positif bagi perkembangan literasi yang ada di Indonesia. Semakin banyak peserta, semakin banyak orang yang akan mendapatkan wawasan baru. Tumbuhnya masyarakat yang mencintai buku akan memberikan keuntungan yang besar bukan hanya untuk diri sendiri melainkan bagi kemajuan negara. 

Penulis: Fara dan Nafisa

Editor: Raynaldy Aulia Mahendra

Pimpinan redaksi: Marvella Nursyah Putri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here