Tuesday, October 6, 2026

Puisi

Home Puisi

Berdebu

Berdebu Aku laksana sebuah buku usang yang terbuang. Tergeletak sembarang.  Seakan tanpa kepemilikan. 

Cerita di Tanah Kami

Oleh: Ken Swastyastu PinasthikaEsok mari bertemu di balai ituAkan aku ceritakan perihal anak petaniYang matanya tak ragu menatap mentariLalu kita undang bara...

Draught of Living Death

By: Shofa Umrotul Hasanah Thou gave the finest fairest world to me Thou pronounced the...

Kayu, Tepian, dan Tenggelam

Lintang Charahena Mustofa Terlibat dalam suatu kesukaran untuk menggapai tepian yang masih jauh disana.

Sudut Pandang Rembulan

Oleh Anindya Yustika Kuberpikir sejenak atas engkau yang selalu menampakan sinarmu, utuh dan tak ada bagian...

Kacamata Hidup

Kulihat ke dalamLamun mengiringi cemasAdu mulut mengisi hampaTinta pun tak lagi berwarnaKutatap ke luarBak aktor dalam sinetronBerlagak dengan akal bulusMendustai diri dan...

Siklus Per Dekade

Karya: Gabriel Nathanael Mulut pria tersebut berteriak Nyaring diiringi hentak-hentak Pidato sang pria...

NEGERI YANG KAYA

Oleh Atanasya Melinda Konon katanya negeri yang kaya Sayang rakyatnya masih...

17 TAHUN IMPUNITAS

Oleh: Raditya Raka Vilandra Tuhan, mengapa orang baik selalu pulang lebih awal?

Demokrasi Hilang Kendali

Oleh: Wildan Kristanto Widjanarko Bertebar angin disetiap penjuru Lautan dan daratan terbentang...

EDITOR PICKS