Home Puisi Sudut Pandang Rembulan

Sudut Pandang Rembulan

781
0
SHARE

Oleh Anindya Yustika

Kuberpikir sejenak atas engkau yang selalu menampakan sinarmu,

utuh dan tak ada bagian yang tersembunyi.

Tak adakah lelah yang menghantuimu

untuk tetap berdiri melihat seluruh dunia yang hingar?

Mendapatkan pancaranmu saja membuatku merasa pilu,

sekujur tubuh ingin tenggelam dalam kehangatan kelam.

Pantaskah diriku menyandingmu,

mengemban amanah yang sama di kala malam?

Sedangkan engkau dengan percaya dirimu

menjadi pusat peradaban;

andalan semua ciptaan.

Malu—yang jelas—tapi kupegang erat sinarmu

sedangkan kelam menarikku bagai anjing kelaparan melihat tulang.

Hasrat ‘tuk berlari membuatku lupa diri bahwa kau tak pernah mencuaikanku,

namun apa dayaku ini yang kerap terpinggirkan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here