Friska Adriana Putri
Pikiran Saya terus mengawang sendu,
Berandai-andai pada pertemuan antara Saya dan Kamu dalam satu temu, yang garis batasnya telah disapu oleh Yang Maha Punya Segala Sesuatu.
Langkah Saya terseok kaku,
Menyesali segala kejadian lalu antara Saya dan Kamu. Bergeming dalam diam tanpa ada yang tahu, bahwa Saya juga bersyukur Yang Maha Agung telah mempertemukan serta menyatukan Saya dan Kamu dalam baris waktu yang lalu.
Detak jantung Saya tak tenang,
Memikirkan kapan sang penyelamat yang akan diturunkan oleh Sang Pemberi Segala Obat datang, membawa ketenangan yang Saya idam-idamkan dalam bayang.
Tangan Saya mengadah pada Yang Maha Pemberi,
Meminta agar menghilangkan nestapa akan kehilangan ini.
Menyesali akan kepandiran Saya yang membiarkan Kamu pergi mencari rumah yang bisa ditempati.
Dan meminta untuk yang kesekian kali, bahwa Saya ingin Kamu kembali.















