Home Puisi Ayam Jago “O”

Ayam Jago “O”

473
0
SHARE

Menapaki bekas langkaah induk tampak mudah

Musti dihampiri suatu kebahagiaan

Bahagia datang perlahan syukur menghilang

Terlarut dalam ayunan kefanaan

Perlahan langkah induk mulai menghilang

Jalanan tetiba seakan suram

Rintihan, rengekan, tetesan air mata pun selalu terngiang

Kosong, kebingugan, hari kian muram

Kemana Langkah yang tiap hari kulihati?

Kemana Langkah yang tiap hari kutapaki?

Kemana Langkah yang tiap hari kuikuti?

Kemana Langkah yang tiap hari kunanti?

Kawan seraya berkata kamu bisa

Saudara seraya berkata kamu pilihan

Orang tak dikenal seraya berkata berfikirlah secara terbuka

Orang seperjuangan seraya berkata duka dan suka senantiasa bergantian

Orang terkasih mendatangi seraya berkata

Hai tuan aku di sini bersamamu

Tetangga mendatangi seraya berkata

Hai tuan terkadang lebih baik diam dan tersenyum

Tujuan? Apa arti tujuan tanpa jejakmu?

Bahagia? Bahagia seperti apa yang tanpa jejakmu?

Bersama? Apalagi Kukira damai sudah menghampiri ternyata hanya kesedihan yang tertutup

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here