Wednesday, October 7, 2026

Puisi

Home Puisi

17 TAHUN IMPUNITAS

Oleh: Raditya Raka Vilandra Tuhan, mengapa orang baik selalu pulang lebih awal?

Menualah

Ken Swastyastu Pinasthika Angan itu kau buatDihidupi dengan lembayung senjaDidamba dengan senandung rekaanDirawat dengan eluan malam purnama

Manusia Biasa

Aku ingin menjadi kupu – kupu Sayangnya aku ini hanyalah butiran debu Yang kerap kali bermimpi...

NEGERI YANG KAYA

Oleh Atanasya Melinda Konon katanya negeri yang kaya Sayang rakyatnya masih...

Draught of Living Death

By: Shofa Umrotul Hasanah Thou gave the finest fairest world to me Thou pronounced the...

Aku Hidup Sembrono

06.10 18:30 aku. hidup. sembrono Sepi, dingin, sunyi...  Kusetel musik Jason Ranti dipagi...

Kayu, Tepian, dan Tenggelam

Lintang Charahena Mustofa Terlibat dalam suatu kesukaran untuk menggapai tepian yang masih jauh disana.

Rindu

Jovania Marito Marbun Di keheningan malamKurasakan sesak yang mendalamRindu yang menyerangTak sanggup dilenyapkan Di gelapnya malamKumenangisi...

Cermin

Oleh: Bethree Crystala Malam menyulut, dingin menyengat Terdengar bincangan manusia dengan mata saling terikat

Bagian yang Harus Kamu Tahu

Oleh: Lara Puja Pratiwi Dan bagian tentangmu Serta segala perihal di luar...

EDITOR PICKS