Home Berita Warga Pasuruan Terapkan Gotong Royong di Tengah Pandemi dengan Lakukan Jimpitan

Warga Pasuruan Terapkan Gotong Royong di Tengah Pandemi dengan Lakukan Jimpitan

885
0
SHARE

(Dokumentasi Pribadi)

ManifesT, Pasuruan, (Minggu, 08/08/2021) – Sejalan dengan angka penderita covid-19 yang terus meningkat, banyak warga di Perumahan Tiara Candi III, Purworejo, Kota Pasuruan juga terjangkit covid-19. Menurut Bapak Chasib, warga Perumahan Tiara Candi III, di blok rumahnya terdapat 6 orang yang dinyatakan positif covid-19 dan di blok lain sudah mencapai angka 15 orang. Untuk mencegah semakin bertambahnya warga yang terjangkit covid-19, perangkat desa bersama dengan warga saling bekerja sama untuk menutup akses jalan yang ada di Perumahan Tiara Candi III menjadi 2 akses jalan saja. Selain itu, warga yang dinyatakan positif juga cepat tanggap dengan melaporkan keadaannya kepada RT setempat yang kemudian akan meneruskan berita tersebut kepada warga lainnya.

Dalam upaya membantu warga yang terjangkit covid-19, warga setempat juga melakukan kegiatan jimpitan. Jimpitan adalah salah satu cara untuk mengumpulkan uang secara sukarela dari setiap warga yang dilakukan dengan menggantungkan kaleng di pagar atau di tempat yang mudah dijangkau dari luar. Kaleng tersebut berfungsi sebagai wadah bagi pemilik rumah untuk meletakkan uang dengan jumlah yang tidak ditentukan. Terdapat juga relawan yang bertugas untuk mengambil uang di jam-jam tertentu yang kemudian akan dikumpulkan dan dikelola oleh warga yang telah dipercaya. Nantinya uang tersebut akan dibelikan barang yang diperlukan oleh orang yang isolasi mandiri dan didistribusikan ke rumah masing-masing warga tersebut. “Kemarin ada yang perlu susu, perlu pampers, tetangganya dimintai tolong ya pakai uang jimpitan itu,” terang Pak Chasib.

Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pencurian terhadap uang jimpitan yang ditaruh di tempat yang mudah dijangkau dari luar, maka para warga melakukan pencegahan dengan melarang orang yang tidak dikenal untuk masuk ke area perumahan jika tidak ada kepentingan dan bagi warga baru diharuskan untuk segera melapor.

Warga berharap covid-19 segera berakhir agar ekonomi semakin membaik dan kembali seperti semula karena adanya covid-19 ini berpengaruh terhadap pendapatan warga yang menurun hingga sekitar 60%. Selain itu, Pak Chasib juga berharap bahwa PPKM lekas berakhir. (str/snt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here