Home Buku Teruslah Bodoh Jangan Pintar Karya Tere Liye

Teruslah Bodoh Jangan Pintar Karya Tere Liye

7072
0
SHARE
  1. Identitas Buku
  • Judul Buku: Teruslah Bodoh Jangan Pintar
  • Pengarang: Tere Liye
  • Penerbit: PT. Sabak Grip Nusantara
  • Tahun Terbit: 1 Februari 2024
  • Jumlah Halaman: 371 halaman
  • Nomor ISBN: 9786238882205
  1. Ulasan / Sinopsis Buku

Buku ini menceritakan hukum dan kekuasaan dikuasai oleh serigala berbulu domba yang egois dan serakah. Ketika seluruh negeri dipimpin oleh orang-orang bermuka dua yang hanya mementingkan dirinya sendiri, berpura-pura baik dihadapan rakyat namun niat sebenarnya adalah menyengsarakan rakyat dengan keputusan dan kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat. Saat itu muncullah perjuangan dua aktivis lingkungan, nona wartawan, si penulis, sutradara dan pemilik warung kopi yang senantiasa memperjuangkan hak rakyat yang kehilangan tanah akibat pertambangan milik negara atau pertambangan ilegal yang merusak lingkungan sekaligus mengabaikan kesejahteraan rakyat. Proses perjuangannya dikemas dengan persidangan yang menunjukkan dua aktivis lingkungan melawan pengacara dari pihak perusahaan tambang. Yang menarik adalah para saksi yang dihadirkan oleh kedua belah pihak. Para saksi memiliki kesaksian, latar belakang dan cerita yang berbeda-beda. Dari sinilah perjuangan untuk memperjuangkan hak rakyat yang direbut secara paksa oleh penguasa egois dan serakah semakin membara. Mereka tak akan terhentikan terlepas dari pengorbanan, kehilangan, dan penderitaan yang tiada habisnya. Hanya ada satu kata, lawan!

  1. Kelebihan Buku

Buku ini membuat pembaca merasakan emosi yang campur aduk. Buku ini menarik pembaca dengan segala cerita dan tokohnya. Untuk itu saya akan membahas berbagai kelebihan buku”Teruslah Bodoh Jangan Pintar”: 

  • Menambah wawasan terhadap isu lingkungan

Buku ini menceritakan tentang perjuangan dua aktivis yang memperjuangkan hak rakyat yang terdampak pertambangan. Di buku ini juga dijelaskan dampak apa saja yang disebabkan oleh pertambangan yang tidak sesuai AMDAL atau pertambangan yang dilakukan secara ilegal. Pembaca juga diajak berpikir tentang dampak kerusakan lingkungan ini di masa depan. Selain itu, pembaca juga bisa membandingkan kondisi tanah atau lingkungan sebelum dan sesudah adanya pertambangan yang sangat berbeda. Pembaca bisa mengambil kesimpulan bahwa sisa pertambangan yang diabaikan membahayakan bagi masyarakat dan pertambangan yang tidak dikelola dengan benar sisa hasil tambangnya dapat merusak lingkungan seperti kondisi sawah, air, tanah. 

  • Menambah pengetahuan tentang konflik dan hukum agraria

Buku ini menampilkan proses peradilan dua aktivis lingkungan yang melawan pengacara perusahaan tambang. Selama proses persidangan, penulis menyajikan fakta-fakta yang sesuai dengan kondisi agraria di Indonesia secara tersirat. Ketika saya membaca buku ini saya jadi mempunyai berbagai sudut pandang untuk melihat kasus pertambangan yang ada. Dalam buku ini diceritakan bahwa terdapat dua aktivis yang mencoba menggagalkan pertambangan milik perusahaan swasta yang rekam jejaknya dalam dunia tambang tidak terlalu baik dan dinilai merugikan masyarakat. Pembaca akan disuguhkan bagaimana debat antara dua aktivis dengan pengacara perusahaan tambang yang memiliki argumennya masing-masing. Buku ini memberikan pembaca pengetahuan tentang konflik agraria yang serupa dengan kondisi yang terjadi di Indonesia. Contohnya seperti terdapat perusahaan besar sebagai pihak tergugat yang sering bertindak sesuka mereka dan tidak jujur. Selain itu, buku ini juga menyadarkan pembaca bahwa hukum masih belum berpihak kepada masyarakat lemah dan keadilan masih jauh dari masyarakat. Setelah membaca buku ini para pembaca diharapkan bisa lebih memperhatikan dan menunjukkan keberpihakan terhadap masyarakat korban konflik agraria. 

  • Memperhatikan isu sosial

Selain membahas mengenai konflik agraria, buku ini juga menunjukkan isu sosial seperti konflik antar masyarakat dan konflik kemanusiaan. Saksi-saksi yang dihadirkan di persidangan memiliki cerita tersendiri dalam memperjuangkan hak-hak mereka dalam mempertahankan tanah milik masyarakat. Dalam proses perjuangan itu sering kali masyarakat diintimidasi oleh pihak tambang. Di buku ini pihak tambang juga mengadu domba antar masyarakat agar masyarakat mau menyerahkan atau menjual tanah mereka pada pihak tambang. Dalam buku ini perjuangan masyarakat juga tidak lepas dari kekerasan yang mereka dapatkan dari polisi/TNI. Sebagian ada yang diberitakan kepada masyarakat luas tetapi masyarakat memilih untuk tidak peduli dengan perjuangan mereka. Oleh karena itu, pembaca maupun masyarakat luas harusnya bisa memperhatikan isu-isu sosial terkait dengan perjuangan masyarakat lainnya yang menuntut hak mereka. Proses membangun pertambangan juga mengancam tanah & hutan adat. Inilah yang benar-benar diperjuangkan oleh masyarakat. Akhirnya hal ini menimbulkan konflik antara masyarakat dan pihak tambang. Melalui pembahasan tersebut, pembaca diharapkan bisa semakin memperhatikan isu sosial yang terjadi.

  • Karakter yang beragam dan menarik

Karakter yang ada di dalam buku ini menarik dan beragam. Saksi-saksi yang dihadirkan di persidangan memiliki cerita dan latar belakang yang berbeda-beda. Karakter dua aktivis, nona wartawan, si penulis, sutradara dan pemilik warung kopi memiliki latar belakang yang menarik untuk disimak. Walaupun mereka memiliki latar belakang yang berbeda tetapi mereka memiliki satu tujuan yang sama untuk memperjuangkan hak rakyat. Latar belakang dan cerita kehidupan mereka yang berbeda menjadi bumbu cerita yang semakin menarik untuk disimak dibuku ini.

  • Bahasa dan tulisan yang mudah dimengerti

Bahasa dan tulisan yang ada di buku ini mudah dimengerti. Jadi dapat dipastikan buku ini cocok untuk dibaca dan menambah pengetahuan. Bahasa dan tulisan yang mudah dimengerti menjadikan pembaca semakin mudah untuk memahami ceritanya.

  1. Kekurangan Buku

Buku “Teruslah Bodoh Jangan Pintar” terdapat banyak kelebihan. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa buku ini pun memiliki kekurangan. Menurut saya, kekurangan tersebut adalah: 

  • Akhir cerita dan penyelesaian masalah yang tidak realistis

Menurut saya, penyelesaian masalah yang ada di akhir cerita ini tidak realistis. Bahkan saya menilai penyelesaian masalahnya bisa dibuat menjadi relevan dengan kasusnya. Saya menilai bahwa penyelesaian masalah yang dibuat oleh penulis ini tidak memuat solusi secara keseluruhan dan cenderung hanya sebagai kejutan yang ingin ditampilkan pada pembaca. Alangkah baiknya jika penyelesaian masalah ini tetap relevan dengan kasus atau cerita yang dikembangkan penulis sejak awal yaitu isu lingkungan dan pertambangan. Akhir cerita bisa dikemas sesuai dengan cerita agar pembaca bisa merasakan penyelesaian masalah yang diperjuangkan di persidangan. 

  • Latar belakang tokoh yang bisa diperjelas

Banyak tokoh yang disebutkan di buku ini. Permasalahannya adalah tokoh-tokoh ini kurang diperjelas cerita yang ada dibaliknya. Memang setiap karakter mendapatkan porsi cerita dan latar belakangnya masing-masing. Namun, sebaiknya cerita dari setiap karakter ini bisa diperjelas dan dikembangkan lagi agar peran mereka dalam cerita bisa menjadi lebih jelas. 

5. Kesimpulan

Buku “Teruslah Bodoh Jangan Pintar” karya Tere Liye adalah buku yang memuat tentang isu lingkungan, hukum agraria di Indonesia, dan isu sosial dengan cerita yang dikemas dengan menarik. Buku ini seakan memperlihatkan perjuangan aktivis lingkungan untuk mempertahankan hak-hak rakyat yang dirampas. Buku ini mengajarkan pembaca untuk ikut aktif dan peduli terhadap isu yang terjadi di Indonesia. Buku ini secara tersurat memberi tahu bahwa masih banyak masyarakat yang ditindas semena-mena dan keadilan bagi mereka telah dicurangi. Selain itu, buku ini dikemas dengan bahasa dan tulisan yang mudah dimengerti sehingga pembaca dapat mengerti cerita yang disampaikan dengan lebih mudah. Latar belakang yang dimiliki setiap tokoh sangat menarik untuk disimak. Walaupun memiliki perbedaan, mereka tetap memiliki satu tujuan yang sama yaitu mencari keadilan. Sayangnya, latar belakang tokoh-tokoh ini kurang diperjelas oleh penulis sehingga peran tokoh masih kabur dan perlu diperjelas lagi. Penyelesaian masalah yang kurang realistis juga menjadi permasalahan yang akan lebih baik jika penyelesaian masalah bisa sesuai dengan isu atau cerita yang sudah dikembangkan sedari awal. Terlepas dari semua itu, buku ini tetap bisa dinikmati oleh pembaca karena memiliki alur cerita dan karakter tokoh yang menarik serta memberikan banyak wawasan baru dan mengandung banyak pesan moral.  Oleh karena itu, saya sangat merekomendasikan buku ini.

Oleh: Fara Izza (ManifesTor 2023)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here