Home Berita Tahun Baru Akun Instagram BEM Baru: Problem Awal Periode Akun Resmi Instagram...

Tahun Baru Akun Instagram BEM Baru: Problem Awal Periode Akun Resmi Instagram BEM FH UB Diretas

322
0
SHARE
Akun Media Sosial Instagram BEM RDM FH UB Diretas (Sumber: Instagram BEM FH UB)

Malang, ManifesT– Awal periode pengurus kabinet yang baru resmi dilantik beberapa bulan yang lalu, telah diwarnai dengan insiden serius. Akun resmi Instagram BEM RDM FH UB diretas pada Selasa(21/01). Peretasan ini diduga dilakukan oleh pihak ketiga yang belum diketahui siapa dan apa motifnya. 

Pada tanggal 21 Januari 2025, Akun Instagram BEM FH UB secara tiba tiba mengunggah sebuah postingan yang berisikan promosi sebuah handphone bermerek Iphone. Publik langsung dikejutkan dengan postingan tersebut, sementara dari BEM FH UB belum ada klarifikasi lebih lanjut mengenai postingan tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Ketua Komisi III DPM FH UB Alvin Tirta Dinata mengenai kronologi percobaan peretas akun instagram BEM RDM FH UB telah terjadi sejak 20 Januari 2025 pada pukul 20:00 WIB. Sekretaris Kabinet BEM merupakan satu satunya pemegang akun Instagram BEM RDM FH UB. Upaya pengamanan telah dilakukan untuk mencegah peretasan akun Instagram BEM RDM FH UB, namun pengamanan akun gagal dilakukan. Sehari kemudian akun tersebut resmi diretas dan mengunggah postingan berupa promosi handphone bermerek Iphone.

Publik, khususnya mahasiswa FH UB, sempat kebingungan atas unggahan tersebut. Namun alih-alih memberikan klarifikasi cepat, pihak BEM justru terkesan lamban dalam merespons kejadian ini. Dan pada akhirnya BEM RDM FH UB memutuskan untuk membuat akun baru dengan username dan profile picture yang sama. Tentunya kebijakan ini memicu pro dan kontra, mengingat akun lama telah memiliki basis pengikut yang banyak, rekam digital kegiatan kepengurusan sebelumnya, dan informasi penting lainnya yang sulit untuk dipulihkan di akun baru.

Kebijakan tersebut menimbulkan pertanyaan besar, terutama terkait sistem keamanan terhadap akun media sosial yang diterapkan oleh BEM RDM FH UB sehingga akun resmi mereka dapat  diretas. Selain itu, DPM telah melakukan langkah dalam menanggapi kasus ini berupa pemanggilan kepada BEM.

Menanggapi hal tersebut, Alvin selaku Ketua Komisi III Pengawasan DPM FH UB, menyatakan bahwa pihak BEM FH telah mengupayakan solusi untuk permasalahan akun Instagram BEM FH.

“Internal BEM FH telah mengupayakan 2 hal, pertama membuat akun baru karena ada informasi mendesak yang harus disampaikan ke publik, dan kedua melakukan follow up pengembalian akun,” ucap Alvin selaku koordinator Ketua Komisi III Pengawasan DPM FH UB.

Setelah insiden tersebut DPM FH UB telah melakukan upaya pemanggilan terhadap pihak BEM untuk meminta klarifikasi dan segera mengambil langkah yang tegas dan cepat dalam menanggapi akun Instagram BEM yang diretas. Hendro Parlindungan Matondang selaku Koordinator DPM FH UB, menegaskan bahwa DPM hanya memiliki kewenangan untuk mengawasi dan melakukan pemanggilan terhadap BEM, mengingat DPM adalah lembaga legislatif, bukan eksekutif.

“Berita acara mengenai pemanggilan ini akan disampaikan secara resmi melalui akun Instagram DPM FH UB. Namun perlu dipahami langkah kami hanya sebatas pada pemanggilan dan pengawasan. Kami tidak memiliki kewenangan lebih mengenai permasalahan akun Instagram BEM mengingat kami merupakan legislatif bukan eksekutif,” ujar Hendro

Tentu menjadi awal yang buruk bagi kabinet BEM FH UB periode 2025-2026. Peristiwa ini tidak hanya menyoroti permasalahan keamanan dalam pengelolaan data dan informasi, terkhususnya pada akun Instagram BEM FH UB. Namun juga berpotensi mengurangi kepercayaan mahasiswa terhadap kinerja serta kegiatan yang akan dilakukan BEM FH UB kedepannya.

ManifesT telah berusaha beberapa kali untuk menghubungi pihak Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) guna diwawancarai terkait langkah-langkah pengumpulan informasi. Namun pihak BEM tidak merespon terkait tawaran wawancara. Dengan adanya Berita Acara Pemanggilan (BAP), dapat dilihat beberapa Informasi yang diberikan oleh perwakilan BEM setelah adanya pemanggilan yang dilakukan pihak DPM untuk meminimalisir dampak polemik tersebut.

Melalui Berita Acara Pemanggilan (BAP) perwakilan pihak BEM menyampaikan bahwa telah melakukan upaya pemulihan akun dengan bantuan pihak-pihak yang profesional dibidang IT, namun usaha tersebut gagal. Pihak BEM masih terus melakukan upaya untuk menonaktifkan akun tersebut agar tidak ada penyebaran informasi palsu atau penyalahgunaan akun. Sedangkan pembuatan akun baru BEM merupakan langkah percepatan informasi yang akan diberikan agar kinerja serta program-program yang ada di BEM masih dapat terus terlaksana.

Harapan DPM kedepannya agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Koordinasi yang lebih baik harus dilakukan dan melibatkan semua pihak terkait agar tidak menimbulkan kebingungan. Serta agar permasalahan peretasan akun ini segera menemukan titik terang dan solusi yang efektif dalam menyelesaikan permasalahan ini.

Penulis: Andi Imam Rafi,, Abiy Haidar Hakim, Muhammad Ikhlasul Amal Suprapto

Editor: Zuchaira Pratiwi Tahir

Pimpinan Redaksi: Raynaldy Aulia Mahendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here