Home Uncategorized PANDEMI COVID 19: SIAPA YANG LAYAK DISEBUT PAHLAWAN KEMANUSIAAN?

PANDEMI COVID 19: SIAPA YANG LAYAK DISEBUT PAHLAWAN KEMANUSIAAN?

452
0
SHARE

Oleh Febiola Christine Hutagalung Angkatan 2020

“Makna pahlawan itu saat ini, tidak mungkin membawa senjata, yang perlu kita tingkatkan adalah pahlawan kemanusiaan”- Tri Rismaharini

Sudah hampir 2 tahun lamanya pandemi Covid 19 menyerang negara Indonesia. Pandemi memberikan banyak dampak buruk di berbagai bidang kehidupan, termasuk kesehatan dan ekonomi.

Di masa pandemi ini beban pemerintah bertambah berat untuk menanggulangi kesejahteraan sosial, ekonomi dan kesehatan masyarakat. Sejauh ini, jenis bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah adalah berupa Program Keluarga Harapan, Kartu Sembako, Program bantuan beras bulog, program bantuan sosial uang tunai, subsidi atau diskon listrik, program kartu prakerja, subsidi kuota internet dan lain sebagainya.

Pada pemaparan berikut, penulis tidak memaparkan mengenai pahlawan dalam konteks pahlawan nasional sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Namun, penulis akan memaparkan mengenai orang-orang yang secara umum dapat disebut pahlawan- pahlawan kemanusiaan.

Perjuangan dan pengorbanan setiap anak bangsa dalam menghadapi semua tantangan keadaan khususnya di masa pandemi Covid 19 saat ini tentunya akan melahirkan pahlawan-pahlawan kemanusiaan. Menurut penulis, mereka yang mau berjuang dan rela berkorban untuk kepentingan bersama bangsa di masa pandemi ini pantas untuk disebut sebagai pahlawan-pahlawan kemanusiaan.

Siapa Saja Mereka?

  • Tenaga Kesehatan

Di tengah lonjakan besar pandemi Covid 19, tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam mengatasi dan menyelesaikan kasus yang sampai sekarang belum usai ini. Bukan hanya menyembuhkan, tenaga kesehatan bahkan sangat berperan penting dalam mengedukasi masyarakat mengenai bahaya Covid 19 dan pentingnya menjaga kesehatan di masa pandemi ini. Berdasarkan data per 5 November 2021, angka kesembuhan Covid 19 bertambah dan menembus angka 4 juta orang sembuh. Angka yang cukup besar bukan? Pengorbanan mereka yang tak kenal henti dan lelah merupakan hal luar biasa yang patut untuk kita hormati. Cukup sering diberitakan fakta bahwa garda terdepan ini sangat sulit untuk pulang ke rumah masing-masing. Hidup dan mati mereka pertaruhkan demi melawan virus yang berbahaya ini. Perjuangan dan pengorbanan mereka itu semua merupakan wujud nyata dari sumpah yang diikrarkan para dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya. Setelah pengorbanan yang begitu besarnya kepada bangsa dan negara ini, sangat pantas rasanya mereka disematkan gelar pahlawan kemanusiaan.

  • Orang yang mau membantu sesama yang terkena dampak pandemi

Pengusaha, public figure, bahkan sampai sesama masyarakat yang bersedia bahu-membahu dalam membantu sesamanya yang terkena dampak pandemi rasanya pantas juga untuk disebut sebagai pahlawan-pahlawan kemanusiaan. Mereka yang membantu memberikan sembako, membagikan masker, menggalang dana dari berbagai pihak melalui media sosial ataupun wadah lainnya, dan bentuk-bentuk bantuan lainnya. Hal-hal itu merupakan bentuk pengorbanan dan kepedulian kepada sesamanya yang terkena dampak pandemi.

  • Garda Terakhir

Garda terakhir yang dimaksud disini adalah tim penggali kubur. Profesi penggali kubur mungkin saja bukan jadi cita-cita kebanyakan orang dan bukan menjadi pilihan banyak orang namun tetap harus ada yang melakukannya. Para penggali kubur ini terus berjuang selama pandemi, baik di pagi, siang maupun malam hari untuk membantu mengebumikan korban Covid 19 dengan tetap menaati protokol kesehatan. Tidak berlebihan rasanya jika penulis mencantumkan para penggali kubur sebagai salah satu pahlawan kemanusiaan di masa pandemi ini.

  • Siapapun

Setiap orang yang mampu dan berusaha untuk mengurangi potensi penyebaran virus Covid 19 di masa pandemi ini dengan menaati protokol kesehatan secara ketat dan teratur serta memperbanyak kegiatan positif dan produktif selama berada di rumah rasanya layak untuk dianggap sebagai pahlawan-pahlawan kemanusiaan di masa kini.

Berbagai bentuk pengorbanan pahlawan kemanusiaan yang dipaparkan di atas –terlepas dari besar kecilnya pengorbanan tersebut- sangatlah berarti bagi setiap lapisan masyarakat di Indonesia yang terdampak pandemi. Tentunya kita bisa menjadi pahlawan-pahlawan kemanusiaan jika kita memiliki kemauan untuk berjuang dan berkorban demi kepentingan bersama di masa pandemi ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here