Home Uncategorized Menyambut Tujuh Delegasi Kompetisi CLFEST 2023, Opening Ceremony Dilaksanakan Secara Meriah

Menyambut Tujuh Delegasi Kompetisi CLFEST 2023, Opening Ceremony Dilaksanakan Secara Meriah

366
0
SHARE
Opening Ceremony oleh MC di acara Constitutional Law Festival 2023 (diambil oleh Diandra Emanuella W.)

Malang, ManifesT – Forum Kajian dan Penelitian Hukum Fakultas Hukum (FKPH) Universitas Brawijaya pada Jumat (08/09/2023) mengadakan Opening Ceremony Constitutional Law Festival (CLFEST). Kegiatan tersebut merupakan program kerja tahunan FKPH yang bekerja sama dengan Mahkamah Konstitusi sejak tahun 2013. 

Opening Ceremony ini bertempat di Gedung UBTV Universitas Brawijaya dan dihadiri secara langsung oleh Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi, Heru Setiawan,S.E., M.Si. Acara dimulai pada pukul 08.30 WIB hingga pukul 11.15 WIB, namun para delegasi dan tamu undangan sudah mulai berdatangan dari pukul 07.00 WIB. Berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya yang dilaksanakan secara daring, tahun ini menjadi tahun pertama CLFEST dilaksanakan secara luring pasca pandemi Covid-19.

Tahun ini CLFEST mengangkat tema “Quo Vadis Mahkamah Konstitusi Sebagai Judicial Supremacy Demi Tegaknya Konstitusi”. Tema tersebut dipilih karena banyaknya perbincangan isu politik di awal 2023 yang membuat MK memiliki peran sangat penting, khususnya dalam pengujian undang-undang atau judicial review.

“Untuk pemilihan tema, banyak pertimbangan dari panitia karena kebetulan pengusungan tema di awal 2023 dimana masih panas-panasnya isu politik pada saat  itu, kemudian ditambah peran MK dianggap sangat krusial dalam ranah perundang-undangan, simpelnya seperti itu,” terang Bayu Nando selaku Ketua Pelaksana CLFEST 2023.

Opening Ceremony merupakan rangkaian acara pertama CLFEST yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan grand final kompetisi pada 9 September 2023 dan seminar pada 10 September 2023. Opening Ceremony dilaksanakan secara terpisah dengan seminar sebagai penyambutan tujuh delegasi dari Universitas IndonsIa, Universitas Diponegoro, Universitas Gajah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Negeri Sebelas Maret, Universitas Lampung, dan Universitas Haluoleo. 

Rangkaian kegiatan dibuka dengan penampilan Tari Niskala Seblang yang dibawakan oleh Bhaswara yang merupakan tari tradisional dari Banyuwangi sebagai salah satu bentuk pembersihan desa. Acara dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC yang dilanjutkan dengan parade bendera oleh para delegasi, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya, mars Mahkamah Konstitusi, mars Universitas Brawijaya, dan terakhir mars FKPH. 

Kemudian dilanjutkan dengan rangkaian pidato sambutan yang disampaikan oleh Wakil Ketua Pelaksana CLFEST, yaitu John Felix Hendrikus yang dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Direktur Utama FKPH, sambutan Wakil Dekan FH UB Dr. Muktiono, S.H., M.Phil, Sambutan Wakil Rektor Universitas Brawijaya Dr. Setiawan Noerdajasakti, S.H., M.H. Terakhir ada sambutan oleh keynote speaker sekaligus pemukulan gong oleh Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusional RI, Heru Setiawan, S.E., M.Si. sebagai pertanda dibukanya Acara Constitutional Law Festival 2023.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk perayaan Dies Natalis ke-27 FKPH. Kegiatan Opening Ceremony semakin meriah dengan adanya penampilan dari Home Band FH UB. Setelah itu ada sesi pemberian vandel sebagai bentuk kenang-kenangan kepada Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi RI yang dilanjutkan dengan sesi dokumentasi. 

Rangkaian kegiatan CLFEST juga disiarkan melalui Live Youtube FHUB Official dan berjalan dengan sangat baik. Harapan dari pelaksanaan CLFEST adalah mahasiswa-mahasiswa fakultas hukum di seluruh Indonesia menjadi terpantik mengikuti kompetisi yang bertemakan konstitusi karena eksistensi Mahkamah Konstitusi di negara hukum Indonesia bukan lagi sebuah formalitas, tetapi sebuah lembaga esensial yang teramat penting bagi keberlangsungan hidup bertata negara dalam masyarakat.

(wrf/fad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here